Jakarta Tergenang, Warga Harus Berhati-Hati!
Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (22/1/2026) menyebabkan genangan air di beberapa titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta (BPBD DKI) mengacu, ada satu RT yang terdampak genangan dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter. Genangan ini terjadi karena intensitas hujan yang turun sejak pagi hari.
Selain itu, delapan ruas jalan tersebar di beberapa wilayah Jakarta juga tergenang. Daftar tersebut antara lain: Jalan Gaya Motor Raya dengan ketinggian 30 cm, Jalan Gaya Motor 1 dan 2 dengan ketinggian 30 dan 50 cm, Jalan Srengseng Raya dengan ketinggian 20 cm, dan lain-lain.
Untuk mengatasi situasi tersebut, BPBD DKI melakukan berbagai upaya penanganan dengan mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah terdampak. Mereka juga berkoordinasi dengan unsur Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan bersama para lurah dan camat setempat untuk memastikan penanganan berjalan optimal di lapangan. Mereka juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Jadi, warga yang terdampak perlu berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112 untuk mendapatkan bantuan.
Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (22/1/2026) menyebabkan genangan air di beberapa titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta (BPBD DKI) mengacu, ada satu RT yang terdampak genangan dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter. Genangan ini terjadi karena intensitas hujan yang turun sejak pagi hari.
Selain itu, delapan ruas jalan tersebar di beberapa wilayah Jakarta juga tergenang. Daftar tersebut antara lain: Jalan Gaya Motor Raya dengan ketinggian 30 cm, Jalan Gaya Motor 1 dan 2 dengan ketinggian 30 dan 50 cm, Jalan Srengseng Raya dengan ketinggian 20 cm, dan lain-lain.
Untuk mengatasi situasi tersebut, BPBD DKI melakukan berbagai upaya penanganan dengan mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah terdampak. Mereka juga berkoordinasi dengan unsur Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan bersama para lurah dan camat setempat untuk memastikan penanganan berjalan optimal di lapangan. Mereka juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Jadi, warga yang terdampak perlu berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112 untuk mendapatkan bantuan.