Hmm, aku rasa nggak bisa percaya aja kalau BNPB bikin sumur bor seharga Rp 150 juta! Aku pikir lebih baik nggunakan dana itu buat bantuan masyarakat terdampak banjir dan longsor, nih. Aku tahu sumur bor penting banget, tapi nggak perlu begitu mahal. Dan aku kira juga BNPB sudah punya contoh yang bagus di NTT, siapa tau bisa di impor ke Aceh?
Aku pikir apa pun jadi konflik, tapi aku rasa ini masalah keterlibatan teknis aja. Kita suka mengatakan bahwa sumur bor itu mahal, tapi apa yang kita lupakan adalah bagaimana cara pembangunannya bisa di audit? Siapa yang mau tahu kalau pembangunan sumur bor itu benar-benar Rp 150 juta itu? Aku rasa ini masalah teknis aja, jangan terus menggigit gusi