BNPB meluncurkan kempen mobilisasi 400 mahasiswa teknik untuk membantu proses pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra. BNPB mengutamakan mahasiswa jurusan teknik sipil dan arsitektur untuk melakukan pengecekan langsung lapangan, memverifikasi tingkat kerusakan bangunan, khususnya rumah warga yang terdampak.
Mengatakan, Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menyampaikan bahwa data ini sangat penting untuk menjadi dasar penentuan skema bantuan rumah rusak ringan dan sedang bagi warga yang mengalami kerusakan berat atau hanyut. Pihak BNPB juga menyiapkan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) untuk warga yang membutuhkan.
Menurut Abdul, data ini akan terus berubah dari waktu ke waktu dan dipengaruhi oleh laporan pemerintah daerah. Di wilayah Aceh, masih diberlakukan status tanggap darurat hingga 8 Januari 2026 untuk beberapa kabupaten/kota yang terdampak.
Mengatakan, Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menyampaikan bahwa data ini sangat penting untuk menjadi dasar penentuan skema bantuan rumah rusak ringan dan sedang bagi warga yang mengalami kerusakan berat atau hanyut. Pihak BNPB juga menyiapkan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) untuk warga yang membutuhkan.
Menurut Abdul, data ini akan terus berubah dari waktu ke waktu dan dipengaruhi oleh laporan pemerintah daerah. Di wilayah Aceh, masih diberlakukan status tanggap darurat hingga 8 Januari 2026 untuk beberapa kabupaten/kota yang terdampak.