Gw jadi penasaran sih mengapa perpanjangan status tanggap darurat di Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tamiang dan Pidie Jaya berakhir pada 22 Januari. Mungkin karena operasi pencarian sudah semakin lengkap kan? Gw suka banget dengan teknologi yang membuat pencarian korban bisa lebih cepat & akurat!
Halo teman-teman! Kalian tahu nggak kalau Aceh masih banyak korban banjir dan longsor? Saya rasa pemerintah masih harus berat badan dalam mengelola situasi ini, tapi saya pikir perlu kita bantu dengan cara yang sederhana aja, seperti membuat bangunan yang tahan banjir di daerah-daerah yang rentan. Bisa nggak? Saya juga suka bikin sendiri sistem drainase sederhana menggunakan kayu dan tanah liat, kayaknya lebih murah dan efektif daripada konstruksi beton yang mahal. Semoga pemerintah bisa belajar dari kita semua!
Hmmp, sampe 22 Januari pun masih ada kabupaten yang memperpanjang status darurat? Gimana caranya pemerintah bisa ngatur aja makin lama lagi? Meningkatkan kesempatan korban untuk ditemukan lebih lama juga akan bikin banyak korban jadi korban kembali... Dan pihak BNPB yang kayaknya harus cepat-cepat menyelesaikan operasi pencarian, tapi malah terburu-buru aja.