Gubernur Aceh Tamiang menandatangani serah terima 600 Hunian Danantara tahap pertama untuk warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana, seperti banjir dan longsor. Serah terimanya ini dihadiri oleh BNI dengan harapan dapat berkontribusi dalam pembangunan hunian tersebut.
Menurut Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, BNI aktif terlibat dalam pembangunan ratusan hunian yang disediakan oleh Hunian Danantara tahap pertama. Hanya 20 persen dari total 600 unit hunian tersebut menjadi bagian dari sinergi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia.
Hunian ini dirancang untuk ditempati warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana dan menyediakan berbagai fasilitas seperti taman bermain, jaringan WiFi, musala, fasilitas umum, dan sanitasi yang memadai.
Presiden Prabowo Subianto juga melihat langsung kesiapan ratusan Hunian Danantara di Aceh Tamiang. Pembangunan hunian ini merupakan bagian dari percepatan penanganan pascabencana yang dikoordinasikan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia bersama BUMN.
Gubernur Aceh Tamiang berharap Hunian Danantara dapat menjadi simbol kehadiran negara dalam pemulihan pascabencana di Sumatra.
Menurut Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, BNI aktif terlibat dalam pembangunan ratusan hunian yang disediakan oleh Hunian Danantara tahap pertama. Hanya 20 persen dari total 600 unit hunian tersebut menjadi bagian dari sinergi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia.
Hunian ini dirancang untuk ditempati warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana dan menyediakan berbagai fasilitas seperti taman bermain, jaringan WiFi, musala, fasilitas umum, dan sanitasi yang memadai.
Presiden Prabowo Subianto juga melihat langsung kesiapan ratusan Hunian Danantara di Aceh Tamiang. Pembangunan hunian ini merupakan bagian dari percepatan penanganan pascabencana yang dikoordinasikan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia bersama BUMN.
Gubernur Aceh Tamiang berharap Hunian Danantara dapat menjadi simbol kehadiran negara dalam pemulihan pascabencana di Sumatra.