BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem akan terus berlanjut pada sekitar minggu ke depan. Wilayah-wilayah selatan Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, diprediksi masih akan menghadapi hujan ringan sampai lebat. Hal ini disebabkan oleh dinamika atmosfer yang berlangsung di skala global dan lokal.
El Niño–Southern Oscillation (ENSO) saat ini sedang berada dalam kategori netral – La Niña lemah dengan nilai SOI sebesar +8,6 dan indeks NINO 3.4 sebesar -0.79 yang signifikan untuk peningkatan pola konvektif di wilayah Indonesia, terutama bagian timur.
Selain itu, aktivitas monsun Asia diprediksi masih persisten hingga dasarian pertama bulan Februari. Fenomena Cross Equatorial Northerly Surge (CENS) atau aliran massa udara dingin yang melintasi ekuator juga diprakirakan masih aktif dalam beberapa hari ke depan.
Pada periode 30 Januari-1 Februari, wilayah-wilayah yang diprediksi mengalami peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat antara lain Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kep. Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan sebagainya.
Sementara pada periode 2-5 Februari, wilayah-wilayah yang diprediksi akan mengalami peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, DK Jakarta, dan sebagainya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, banjir bandang, dan longsor.
El Niño–Southern Oscillation (ENSO) saat ini sedang berada dalam kategori netral – La Niña lemah dengan nilai SOI sebesar +8,6 dan indeks NINO 3.4 sebesar -0.79 yang signifikan untuk peningkatan pola konvektif di wilayah Indonesia, terutama bagian timur.
Selain itu, aktivitas monsun Asia diprediksi masih persisten hingga dasarian pertama bulan Februari. Fenomena Cross Equatorial Northerly Surge (CENS) atau aliran massa udara dingin yang melintasi ekuator juga diprakirakan masih aktif dalam beberapa hari ke depan.
Pada periode 30 Januari-1 Februari, wilayah-wilayah yang diprediksi mengalami peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat antara lain Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kep. Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan sebagainya.
Sementara pada periode 2-5 Februari, wilayah-wilayah yang diprediksi akan mengalami peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, DK Jakarta, dan sebagainya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, banjir bandang, dan longsor.