Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Jawa Tengah bagian selatan, termasuk Kabupaten Cilacap dan sekitarnya, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak angin kencang. Hal ini dikarenakan adanya Siklon Tropis Luana yang sedang bergerak menjauhi Indonesia menuju Australia.
Siklon Tropis Luana memiliki tekanan udara minimum sekitar 993 hPa dengan kecepatan angin maksimum di sekitar sistem mencapai 40 knot. Meskipun bergerak menjauhi Indonesia, sistem tersebut masih memberikan pengaruh terhadap dinamika atmosfer di wilayah Indonesia bagian selatan.
Menurut kata Teguh Wardoyo, ketua tim kerja pelayanan data dan diseminasi informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, peningkatan kecepatan angin terjadi akibat adanya perbedaan tekanan udara antara belahan bumi utara yang didominasi tekanan tinggi dan belahan bumi selatan yang saat ini terdapat tekanan rendah akibat siklon tropis.
Perbedaan tekanan tersebut memicu aliran angin dari utara ke selatan dengan kecepatan yang cukup tinggi. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak angin kencang seperti pohon tumbang, tiang listrik roboh, kerusakan bangunan, serta papan reklame yang rapuh.
Kami akan memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG agar masyarakat Jawa Tengah bagian selatan dapat tetap aman dan waspada terhadap potensi dampak angin kencang.
Siklon Tropis Luana memiliki tekanan udara minimum sekitar 993 hPa dengan kecepatan angin maksimum di sekitar sistem mencapai 40 knot. Meskipun bergerak menjauhi Indonesia, sistem tersebut masih memberikan pengaruh terhadap dinamika atmosfer di wilayah Indonesia bagian selatan.
Menurut kata Teguh Wardoyo, ketua tim kerja pelayanan data dan diseminasi informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, peningkatan kecepatan angin terjadi akibat adanya perbedaan tekanan udara antara belahan bumi utara yang didominasi tekanan tinggi dan belahan bumi selatan yang saat ini terdapat tekanan rendah akibat siklon tropis.
Perbedaan tekanan tersebut memicu aliran angin dari utara ke selatan dengan kecepatan yang cukup tinggi. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak angin kencang seperti pohon tumbang, tiang listrik roboh, kerusakan bangunan, serta papan reklame yang rapuh.
Kami akan memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG agar masyarakat Jawa Tengah bagian selatan dapat tetap aman dan waspada terhadap potensi dampak angin kencang.