Kepada Masyarakat Kalteng: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Dan Petir!
Terselonjarkan di wilayah Kalimantan Tengah yang sangat berpotensi cuaca ekstrem, BMKG Stasiun Tjilik Riwut Palangka Raya mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk waspadai potensi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir. Kepada masyarakat di 13 kabupaten dan satu kota di wilayah ini, BMKG juga mengimbau agar waspada dampak bencana yang ditimbulkan dari hujan lebat tersebut.
BMKG menekankan bahwa sebelum terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir, akan terlihat pertumbuhan awan konvektif atau awan Cumulonimbus (CB) yang berpotensi menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut. Wilayah Kalteng yang berpotensi cuaca ekstrem ini meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.
Masyarakat di wilayah ini diminta untuk waspada dampak bencana yang ditimbulkan dari hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Antara lain genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang. Untuk menghindari sambaran petir, masyarakat juga diminta untuk menjauhi papan reklame atau baliho, pohon besar, dan tidak berada di lapangan atau tempat terbuka.
BMKG juga menekankan pentingnya masyarakat untuk segera mencari tempat berlindung yang aman seperti di dalam rumah atau gedung saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Untuk dapat memperbaharui informasi perkembangan cuaca, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG, aplikasi BMKG dan berbagai media sosial BMKG.
Terselonjarkan di wilayah Kalimantan Tengah yang sangat berpotensi cuaca ekstrem, BMKG Stasiun Tjilik Riwut Palangka Raya mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk waspadai potensi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir. Kepada masyarakat di 13 kabupaten dan satu kota di wilayah ini, BMKG juga mengimbau agar waspada dampak bencana yang ditimbulkan dari hujan lebat tersebut.
BMKG menekankan bahwa sebelum terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir, akan terlihat pertumbuhan awan konvektif atau awan Cumulonimbus (CB) yang berpotensi menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut. Wilayah Kalteng yang berpotensi cuaca ekstrem ini meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.
Masyarakat di wilayah ini diminta untuk waspada dampak bencana yang ditimbulkan dari hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Antara lain genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang. Untuk menghindari sambaran petir, masyarakat juga diminta untuk menjauhi papan reklame atau baliho, pohon besar, dan tidak berada di lapangan atau tempat terbuka.
BMKG juga menekankan pentingnya masyarakat untuk segera mencari tempat berlindung yang aman seperti di dalam rumah atau gedung saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Untuk dapat memperbaharui informasi perkembangan cuaca, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG, aplikasi BMKG dan berbagai media sosial BMKG.