Pasangan suami-istri Bill Clinton dan Hillary Clinton akhirnya setuju untuk bersaksi dalam penyelidikan kasus Jeffrey Epstein. Hal ini dilakukan keduanya setelah berbulan-bulan menolak datang kepada Kongres AS.
Menurut sumber, pasangan suami-istri itu bernegosiasi dengan itikad baik dan memberi tahu tentang apa yang mereka ketahui terkait kasus tersebut. Namun, mereka masih meminta syarat agar kesaksian mereka dilakukan dalam format wawancara sukarela dan tempat mereka akan bersaksi di New York, bukan di Washington.
Juru bicara Clinton, Angel Ureña, menyatakan bahwa pasangan suami-istri itu bernegosiasi dengan itikad baik dan tidak melakukannya. Mereka memberi tahu tentang apa yang mereka ketahui, namun tidak peduli. Namun, mantan Presiden dan mantan Menteri Luar Negeri Clinton akan hadir di sana dan berharap dapat menetapkan preseden yang berlaku untuk semua orang.
Sementara itu, James Comer, Ketua Pengawas Kongres AS, mengkritik pasangan Clinton karena mau bersaksi hanya setelah Kongres memulai proses hukum untuk menetapkan keduanya sebagai penghina Kongres. Ia menyatakan bahwa satu-satunya alasan mereka mengatakan bahwa mereka menyetujui persyaratan adalah karena Kongres telah melakukan melanjutkan proses dakwaan penghinaan parlemen.
Kini, pasangan Clinton akan datang ke hadapan Kongres di Washington dengan syarat khusus. Pemungutan suara untuk menetapkannya telah dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, namun bisa saja dibatalkan dengan perubahan sikap Bill dan Hillary Clinton.
Terdokumentasi juga bahwa pasangan Clinton muncul dalam file Epstein yang berhubungan dengan kasus tersebut. Meski begitu, hingga kini tak ada tuduhan terhadap Bill Clinton atas pelanggaran hukum dalam kaitannya dengan kasus Jeffrey Epstein.
Menurut sumber, pasangan suami-istri itu bernegosiasi dengan itikad baik dan memberi tahu tentang apa yang mereka ketahui terkait kasus tersebut. Namun, mereka masih meminta syarat agar kesaksian mereka dilakukan dalam format wawancara sukarela dan tempat mereka akan bersaksi di New York, bukan di Washington.
Juru bicara Clinton, Angel Ureña, menyatakan bahwa pasangan suami-istri itu bernegosiasi dengan itikad baik dan tidak melakukannya. Mereka memberi tahu tentang apa yang mereka ketahui, namun tidak peduli. Namun, mantan Presiden dan mantan Menteri Luar Negeri Clinton akan hadir di sana dan berharap dapat menetapkan preseden yang berlaku untuk semua orang.
Sementara itu, James Comer, Ketua Pengawas Kongres AS, mengkritik pasangan Clinton karena mau bersaksi hanya setelah Kongres memulai proses hukum untuk menetapkan keduanya sebagai penghina Kongres. Ia menyatakan bahwa satu-satunya alasan mereka mengatakan bahwa mereka menyetujui persyaratan adalah karena Kongres telah melakukan melanjutkan proses dakwaan penghinaan parlemen.
Kini, pasangan Clinton akan datang ke hadapan Kongres di Washington dengan syarat khusus. Pemungutan suara untuk menetapkannya telah dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, namun bisa saja dibatalkan dengan perubahan sikap Bill dan Hillary Clinton.
Terdokumentasi juga bahwa pasangan Clinton muncul dalam file Epstein yang berhubungan dengan kasus tersebut. Meski begitu, hingga kini tak ada tuduhan terhadap Bill Clinton atas pelanggaran hukum dalam kaitannya dengan kasus Jeffrey Epstein.