Biaya Armuzna Turun, Menhaj Klaim Hemat Rp180 M di Haji 2026

Biaya Armuzna Turun, Menhaj Klaim Hemat Rp180 M di Haji 2026

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengklaim telah berhasil menurunkan biaya layanan Armuzna hingga Rp2.100 per jemaah, menurut Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, dalam acara media briefing penyelenggaraan haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Klaim ini kemudian menghasilkan penghematan Rp180 miliar.

Gus Irfan menjelaskan bahwa penurunan harga tersebut tidak menurutinya berarti kualitas layanan akan turun. Menurutnya, kualitas layanan sebenarnya meningkat, terutama dalam aspek kenyamanan di tenda Mina.

"Tidak, kita jangan takut biaya lebih murah tapi kualitasnya lebih baik," kata Gus Irfan.

Gus Irfan juga menjelaskan bahwa penghematan ini diperoleh karena pemerintah Indonesia melakukan negosiasi dengan prinsip harga bersih dalam proses pengadaan layanan Armuzna. Menurutnya, hal ini tidak melibatkan kegiatan korupsi atau biaya tambahan lainnya.

"Bukan kita minta kickback, bukan fee, bukan apa pun yang terkait itu," kata Gus Irfan. "Alhamdulillah bisa turun langsung 200 Riyal."

Penyelenggaraan haji di Arab Saudi juga diperiksa oleh pemerintah Indonesia. Menurutnya, akomodasi di Mekah dan Madinah telah mencapai 97 persen dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
 
Gak percaya banget! Biaya Armuzna turun hingga Rp2.100 per jemaah? itu masih mungkin karena negosiasi dengan harga bersih, tapi sih bagus banget! 🤩 Penghematan Rp180 miliar kayaknya bisa digunakan untuk kegiatan lain yang lebih penting. Gus Irfan jujur tentang kualitas layanan juga bikin percaya diri, kalau biaya turun tapi kualitas meningkat, itu artinya sudah ada kemajuan! 📈
 
ini kayaknya biaya armuzna turun sekarang aja 😊 kualitas juga nggak terlalu jadi masalah, bisa dikatakan kenyamanan di tenda Mina sudah naik levelnya 🤔. tapi ini pemerintah gampang sekali untuk mendapatkan Rp180 miliar penghematan, mungkin ada kegiatan korupsi yang nggak kita tahu 🤑. tapi sepertinya ini tidak melibatkan kegiatan korupsi, jadi mungkin bisa dipercaya 😊.
 
Kalau biaya armuza turun banget kayak 2 juta rupiah per orang, itu bagus sekali! Ngga perlu kaya berjalan ke Mekkah sambil jepit uang di dalam dompet. Tapi apa yang pasti, kualitas layanan tidak menurun, kan? Ini dia contoh pemerintah kita yang pintar dan bisa ngatur anggaran dengan baik. Aku senang banget kalau bisa dipertimbangkan lebih baik lagi nanti biaya armuza juga bisa ditekan lagi.
 
Gue kira gue bisa nyanggihin biaya Armuzna itu sejak dulu. Rp2.100 per jemaah masih terlalu mahal, gue rasa masih ada cara lain untuk menghemat biaya. Kalau benar-benar kualitas layanan meningkat, mungkin bisa dipertimbangkan untuk turun lagi. Tapi kalau tidak, aku masih pilih traveling sendiri di Mekah dan Madinah, jadi gue tidak perlu khawatir tentang biaya.
 
Apa lagi biaya turun aja, penghematan 180 miliar itu kayak apa sih? Kita sabar dulu nanti kualitasnya nggak mau berkurang aja. Kalau begitu kenapa harus terus-menerus turun harga ya? Ini kayak perebutan harga antara Malaysia dan Indonesia, siapa yang punya harga rendah terlebih dahulu? 🤷‍♂️
 
kembali
Top