Biaya Armuzna Turun, Menhaj Klaim Hemat Rp180 M di Haji 2026

Dampak penurunan harga Armuzna tercatat pada keseluruhan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2026, sebanyak Rp180 miliar. Menurut Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, penurunan ini berhasil dilakukan dengan menurunkan harga layanan Armuzna dari sebelumnya Rp2.100 per jemaah menjadi Rp1.800.

"Kalau 200 Riyal kita kalikan 200.000 jemaah, kalikan Rupiah, satu Riyal itu sekitar Rp4.200. Jadi dengan Armuzna ini kita bisa mendapatkan Rp180 miliar," kata Gus Irfan dalam acara media briefing tentang persiapan penyelenggaraan haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Namun, Gus Irfan memastikan bahwa penurunan harga ini tidak akan menimpa penurunan kualitas layanan. "Kualitas layanan justru meningkat pada aspek kenyamanan di tenda Mina," kata dia.

Penurunan harga Armuzna ini juga membawa manfaat lain yaitu luas kasurnya tenda Mina yang diperluas menjadi 1 meter persegi, dibandingkan sebelumnya hanya 0,8 meter.

Selain itu, pemerintah Indonesia melalui Menhaj melakukan negosiasi dengan prinsip harga bersih dalam proses pengadaan layanan Armuzna. Maka dari itu, Gus Irfan tidak meminta 'kickback' atau 'fee'.
 
Armunzna ini yang penting buat umrah dan haji, tapi kalau kualitasnya terus seperti sebelumnya apa artinya? Apa artinya kita bisa mendapatkan Rp180 miliar dengan harga Armunzna yang lebih murah? Nah, saya pikir yang penting adalah kenyamanan di tenda Mina itu. Jangan sampai luas kasurnya makin kecil lagi dan kita harus bayar lebih banyak lagi. Kalau benar-benar kualitasnya meningkat maka tidak ada masalah dengan harga Armunzna yang murah. Saya senang bisa mendapatkan harga Armunzna yang lebih murah, tapi yang penting adalah kenyamanan di tenda Mina itu. 🙏💯
 
Apa sih yang ada di balik penurunan harga Armuzna itu? Sebenarnya gampangnya kalau kita tahu berapa biaya produksi dan apa aja biaya tambahan yang dipiksa oleh kira-kira siapa. Tapi, apa aja bukti nyata tentang harga bersih yang dicapai selama proses pengadaan? Sumbernya apa? Jangan hanya sekedar kata-kata dari Gus Irfan, kita butuh proof! 🤔
 
Maksudnya apabila harga armusina turun begitu banyak, tentu saja afaq penanggulangan beban ini bisa digunakan untuk kegiatan lain yang lebih bermanfaat. Seperti itu juga kalau harga logistik dan bahan bakar nanti bisa berkurang, ya? Kita harus terus berinventar dan mencari cara baru biar kita bisa menghemat biaya, jadi biaya penyelenggaraan haji bisa turun lagi di masa depan.
 
Gak bisa dipungut uang, aja kalau biaya Armuzna murah kayak gini, tentu saja biaya total haji 2026 juga akan lebih murah. Makanya, penurunan harga ini paling seru, sih... tapi pasti ada yang ngerasa kecewa karena tidak mendapatkan uang dari 'kickback' atau 'fee'.
 
Maksudnya apa sih kalau kita naik kualitas service tapi harga jadi murah? Kita harus berhati-hati juga dengan biaya yang dihasilkan nanti. Misalnya, Rp180 miliar itu dari mana nih? Kalau dipertanggungarkan dengan biaya yang sudah dimiliki oleh pemerintah dan lembaga-lembaga terkait, maka aku pikir ini masih nggak cukup transparan.
 
aku senang sekali kalau pemerintah bisa mendapatkan penurunan harga Armuzna yang sebelumnya ini cukup mahal. tapi aku rasa 180 miliar itu harus dibawa dari tempat yang benar, gak usah biaya tambahan lagi kalo gak penting. plus kasurnya tenda mina diperluas 0,2 meter ya, itu lumayan aja deh, kalau bisa dipesan 1 meter lebih baik juga. tapi aku rasa gus irfan udah jujur bahwa penurunan harga ini tidak akan menimpa kualitas layanan.
 
Mungkin bisa jadi penurunan harga Armuzna ini memberikan manfaat besar bagi rakyat Indonesia nanti kapanpun boleh dipertimbangkan. Saya pikir kalau biaya yang dipotong itu Rp180 miliar bisa digunakan untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas lainnya di kawasan Haji, seperti yang sudah terlihat jelas dari kasur tenda Mina yang diperluas sebesar 1 meter persegi.
 
😂🤑 Gak bisa nggak kayaknya ini, penurunan harga Armuzna aja cuma Rp300 per jemaah! 😅 200 Rupiah kalikan 200.000 jemaah = Rp40.000.000.000 sekali! Kita bayangin, kalau diberi harga yang lebih murah lagi, pasti akan makin banyak orang yang mau jadi umrah ini. 🤔 Tapi gak apa-apa juga, kualitas layanan tetap bagus kan? 🙏 Perlu diingat, Rp180 miliar itu dari kasur tenda Mina yang lebih luas, sih! 😊
 
ini kalau mau ngomongin tentang penurunan harga Armuzna, aku sanya nyesakan, apa yang bikin pemerintah bisa ngurus harga seperti ini? kalau mau ngomongin tentang kualitas layanan, kalau bukan karena ada tekanan dari umat haji sendiri, mungkin biar penurunan harga ini bisa dilakukan, tapi aku masih curiga, apa yang bikin pemerintah bisa mendapatkan benefit ini?

dan apa itu luas kasurnya tenda Mina naik 0,2 meter? siapa nanti yang bayang-bayangin tentang hal ini? kalau mau ngomongin tentang negosiasi harga bersih, aku sanya tahu siapa yang bikin negosiasi ini, dan siapa yang terlibat dalam proses pengadaan layanan Armuzna?
 
Aku rasa ini bagus banget! Pemerintah bisa menghemat uang dan memberikan manfaat kepada jemaah haji. Seperti aku ingat tahun 90-an, armuzna sekarang ini harganya masih Rp2.100, tapi kalau dipikirkan dengan nilai tukar saat itu, rasanya seperti perahunan!

Kualitas layanan juga tidak terganggu, kan? Tenda Mina makin luas, makanya jemaah bisa lebih nyaman. Aku rasa ini semua terjadi karena kerja sama pemerintah dan Armuzna. Gus Irfan kayaknya bijak banget, dia nggak meminta uang kotor juga! 😊💸
 
Aku pikir ini sangat keren banget nih! Kalau bisa menurunkin biayaArmuzna ini, tentu kalau2 ada kesempatan mau jadi jemaah haji tahun depan, tapi juga kalau tidak ada, pun aku masih senang dengerin kabar ini. Tapi apa yang harus diwaspadai nih? Jika penurunan harga Armuzna ini benar-benar bisa dilakukan tanpa menurunkin kualitas layanan, maka itu akan sangat berfaal buat pengelola armazna dan pemerintah juga.
 
kembali
Top