Dalam pelantikan terbaru, DPR RI mengangkat Bias Layar sebagai anggota parlemen melalui pergantian antar waktu (PAW), menggantikan tokoh politik yang pernah dijadikan Menteri. Pergantian ini berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta, dan dipimpin oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Bias Layar, seorang anggota Partai Golkar, resmi menjadi wakil rakyat setelah mengucapkan sumpah sebagai anggota DPR RI. Puan memandu pelantikan ini dan memberitahu bahwa Bias harus menjalankan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara Indonesia, serta memelihara Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Bias mengucapkan sumpah dengan kata-kata penuh keikhlasan, menjanjikan diri untuk memenuhi kewajiban sebagai anggota DPR RI dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Ia juga berjanji untuk bekerja keras demi tegaknya demokrasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada golongan pribadi.
Dengan demikian, Bias Layar resmi menjadi anggota DPR RI, menggantikan tokoh politik yang pernah dijadikan Menteri. Pergantian ini menandai kembali keberadaan bias layar dalam dunia politik Indonesia.
Bias Layar, seorang anggota Partai Golkar, resmi menjadi wakil rakyat setelah mengucapkan sumpah sebagai anggota DPR RI. Puan memandu pelantikan ini dan memberitahu bahwa Bias harus menjalankan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara Indonesia, serta memelihara Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Bias mengucapkan sumpah dengan kata-kata penuh keikhlasan, menjanjikan diri untuk memenuhi kewajiban sebagai anggota DPR RI dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Ia juga berjanji untuk bekerja keras demi tegaknya demokrasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada golongan pribadi.
Dengan demikian, Bias Layar resmi menjadi anggota DPR RI, menggantikan tokoh politik yang pernah dijadikan Menteri. Pergantian ini menandai kembali keberadaan bias layar dalam dunia politik Indonesia.