BI Catat Pertumbuhan Kredit 2025 9,69%

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan bahwa pertumbuhan kredit perbankan Indonesia pada tahun 2025 mencapai 9,69 persen. Proyeksi ini berada dalam rentang 8-11 persen yang telah diprediksi oleh Bank Indonesia.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh beberapa segmen, seperti kredit investasi dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 21,06 persen. Kredit konsumsi dan kredit modal kerja juga menunjukkan pertumbuhan positif dengan nilai sebesar 6,58 persen dan 4,52 persen, masing-masing.

Dalam konteks ini, Gubernur BI menyatakan bahwa kecapaian tersebut sesuai dengan upaya Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga dan memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Selain itu, program prioritas pemerintah juga terus ditekankan dalam mencegah kondisi makro dan keuangan yang terjaga.

Dari sisi penawaran, kapasitas perbankan tetap kuat untuk menyalurkan kredit, ditopang oleh rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang sehat di level 28,57 persen dan pertumbuhan DPK yang mencapai 13,83 persen pada Desember 2025.

Sementara itu, minat bank untuk menyalurkan kredit terus menunjukkan perbaikan dengan persyaratan pemberian kredit semakin melonggar. Namun, pengecualian terjadi pada segmen kredit konsumsi dan UMKM karena risiko kredit yang tinggi.

Menjelang awal tahun 2026, Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan optimisme bahwa pertumbuhan kredit akan tetap positif. Proyeksi ini berada dalam rentang 8-12 persen.
 
Makasih ya proyeksi bi ini, sepertinya kredit perbankan Indonesia masih gampang banget diambil πŸ˜…. Tapi, aku rasa ada yang salah, 21,06 persen itu lama ya! πŸ™„ Kredit investasi pasti penting, tapi apa kalau ada yang tidak bisa membayar? πŸ€”

Dan, apa kecapaian ini benar-benar sesuai dengan upaya Bank Indonesia? Aku rasa suku bunga masih terlalu tinggi untuk banyak orang πŸ€‘. Dan program prioritas pemerintah itu bagus, tapi harus ada yang jelas dan transparan ya πŸ€·β€β™‚οΈ

Dan apa khasiat dari rasio AL/DPK 28,57 persen? Sepertinya masih cukup rendah ya πŸ˜’. Aku rasa perlu ada peningkatan lagi untuk memastikan kestabilan keuangan perbankan.
 
ku rasa gak percaya kalau pertumbuhan kredit bi lama-lama tidak terjaga lagi πŸ€”, tapi aku penasaran kenapa suku bunga dipinjam dari bank bisa dibawa ke rendah banget πŸ€‘, apalagi kalau kita lihat dari rasio AL/DPK yang masih nggak stabil sama sekali πŸ“‰. gimana caranya program prioritas pemerintah bikin kondisi makro dan keuangan tetap stabil?
 
Aku rasa pertumbuhan kredit itu masih terlalu gampang πŸ€”, apa kecapaian itu bisa jadi karena bank-bank di Indonesia udah sangat mudah untuk mendapatkan likuiditasnya? Tapi aku juga senang banget kalau kredit investasi bisa tumbuh 21 persen! πŸ˜„ Itu berarti aku bisa membeli properti atau bisnisku dengan lebih mudah nanti. Akan tetapi, perlu diingat bahwa risiko kredit konsumsi dan UMKM masih harus diwaspadai, jadi kita harus hati-hati dalam menentukan kredit yang kita ambil 😊.
 
Luar biasa banget ya, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia 9,69 persen! Makanya kita harus bersemangat banget, karena ini bermakna bagi industri keuangan dan konsumsi. Kredit investasi yang tumbuh sebesar 21,06 persen itu bisa jadi bukti adanya kekuatan perbankan dan investor Indonesia. Tapi, harusnya pengecualian pada kredit konsumsi dan UMKM tidak membuat kita sedih, karena ada risiko kredit yang tinggi, kan? Sementara itu, program prioritas pemerintah pasti membantu menarik investasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dan untuk 2026, proyeksi 8-12 persen itu bikin kita bersemangat lagi, karena ini bermakna bagi kestabilan ekonomi Indonesia πŸ˜„πŸ‘
 
Gue pikir suku bunga yang dibengkokkan oleh BI ini nggak akan terlalu berpengaruh pada masyarakat ya? Karena sekarang banyak orang yang mulai membuka rekening bank dan tidak terburu-buru untuk bayar utangnya. Gue khawatir kalau suku bunga tinggi lagi bikin orang-orang tertinggal jadi ketergantungan pada pinjaman online dengan suku bunga yang lebih tinggi... 😬
 
Maksudnya apa sih biaya hidup di Jakarta ini? Mula-mula aku suka banget dengan kehidupan di luar kota, tapi kemudian aku terus-jalur ke Jakarta dan sekarang aku nggak bisa lagi. Aku rasa biaya hidup di Jakarta ini terlalu mahal, aku suka banget dengan kopi yang murah-murni, tapi di Jakarta jadi harus mencari kopi yang mahal sampai ribet.
 
aku pikir 9,69 persen itu bikin kita merasa puas banget, tapi kalau kamu perhatikan segmen kredit konsumsi dan UMKM, itu masih ada risiko kredit yang tinggi di sana, jadi kita harus hati-hati aja. dan yang menarik, pertumbuhan kredit investasi itu 21,06 persen, itu bikin kita bersemangat banget untuk menanam uang, tapi kamu harus ingat juga bahwa ada resiko yang tergantung pada kondisi pasar dan lain-lain.
 
Makasih bro, ini newsnya kayaknya sangat bagus! Pertumbuhan kredit naik 9,69 persen itu pasti bukti bahwa ekonomi Indonesia masih kuat dan stabil 😊. Kredit investasi yang naik 21,06 persen itu juga menunjukkan bahwa investor Indonesia masih percaya diri dengan memasang uang mereka di perusahaan-perusahaan lokal πŸ€‘. Yang penting adalah pertumbuhan ini tidak hanya membantu pemborosan konsumen, tapi juga membuat bisnis-bisnis kecil seperti UMKM lebih mudah mendapatkan pinjaman πŸ’Έ. Saya yakin proyeksi 8-12 persen tahun 2026 itu masih realistis, karena BI pasti sudah siap untuk mengatur sistem keuangan kita agar tidak terburu-buru lagi πŸ’ͺ.
 
Makasih banget ya pembagi info tentang pertumbuhan kredit di Indonesia tahun 2025 😊. Aku pikir itu bagus juga, karena memang kita butuh semakin banyak modal untuk investasi dan bisnis kecil. Tapi aku penasaran apa yang membuat pertumbuhan kredit konsumsi dan UMKM kurang dari segmen lainnya? Mungkin perlu ada solusi lagi untuk membantu mereka mendapatkan akses ke kredit yang lebih mudah, ya? πŸ€”

Dan aku juga senang sekali dengar bahwa kapasitas perbankan tetap kuat untuk menyalurkan kredit. Rasio AL/DPK yang sehat itu benar-benar penting, karena itu akan membantu memastikan bahwa bank bisa memberikan pinjaman dengan aman dan terpercaya πŸ™.

Aku harap juga pembagi info ini bisa memberikan contoh-contoh dari bagaimana perbankan di Indonesia bisa meningkatkan layanan kreditnya untuk semua masyarakat, jadi siapa pun bisa mendapatkan akses ke pinjaman yang cukup dan terjangkau 🀞.
 
heyyyyyy! 🀩 ya udh diumumkan peningkatan kredit perbankan Indonesia tahun ini, 9,69% πŸ“ˆ wajibnya jadi positif buat kita semua! tapi apa yang membuatku senang adalah program prioritas pemerintah yang terus ditekankan untuk mencegah kondisi makro dan keuangan yang terjaga 😊. itu artinya kita tidak perlu khawatir tentang kredit yang buruk, karena ada upaya yang kuat dari bank indonesia dan pemerintah untuk memastikan bahwa kredit ini aman dan nyaman digunakan. lagi-lagi, peningkatan rasio Al/DPK yang sehat di level 28,57% juga bukti nyata bahwa perbankan masih kuat dan siap menyalurkan kredit kepada masyarakat πŸ€‘ jadi, aku rasa jangan ragu-ragu untuk memanfaatkan kredit ini, karena pasti akan membawa manfaat bagi kita semua! πŸ’ͺ
 
Tahun 2025, itu masih bagus kan? Pertumbuhan kredit 9,69 persen nggak jauh dari proyeksi 8-11 persen dari BI. Saya pikir ini karena pemerintah dan Bank Indonesia nggak pernah sengaja memanggil kredit konsumsi dan UMKM. Kalo tidak ada pengawasan, pasti saja kecapaian ini akan meningkat. Nah, pertumbuhan investasi 21,06 persen itu nggak main-main lah, karenanya ekonomi Indonesia terus maju. Saya rasa jangan perlu khawatir, asalkan suku bunga tetap stabil.
 
Gak capek banget ya kalau suku bunga turun, ngaturin kredit investasi aja bisa jadi bawa keuntungan yang besar πŸ€‘. Tapi perlu diingat, tidak semua orang punya kemampuan untuk memanfaatkan kredit dengan baik. Kita harus bijak dalam mengelola utang kita sendiri ya 😊.
 
πŸ€” Saya pikir kalau birokrasi masih sibuk, itu juga membuat pemerintah bisa lebih fokus pada hal pentingnya like kesehatan dan pendidikan ya πŸ₯πŸ’‘
 
Wah keren juga ya kalau pertumbuhan kredit bi perbankan Indonesia ini bisa mencapai 9,69 persen! 🀩 Lalu apakah ada yang tahu sih bagaimana komposisi segmen-segmen ini? Misalnya, kredit investasi itu apa saja kayaknya? πŸ€‘ Contohnya seperti proyek proyek yang banyak dimulai oleh perusahaan-perusahaan besar di Indonesia.

Dan pertumbuhan kredit konsumsi dan modal kerja juga bukan mainan kalau 6,58 persen dan 4,52 persen itu apa saja! πŸ“Š Lalu mana dari segitiga ini bisa menganggap diri sebagai pelaku utama dalam mendorong pertumbuhan kredit bi perbankan Indonesia?
 
πŸ€” Pertumbuhan kredit perbankan Indonesia pada tahun ini lumayan ya, 9,69 persen itu. Saya pikir ini disebabkan karena penurunan suku bunga dan program prioritas pemerintah yang baik. πŸ€‘ Kredit investasi dengan pertumbuhan 21,06 persen itu juga seru, tapi saya khawatir risiko kredit yang tinggi di segmen kredit konsumsi dan UMKM masih ada.

Dalam beberapa tahun terakhir, penawaran kredit perbankan Indonesia sudah cukup baik. Namun, saya ingin melihat bagaimana pengecualian yang ada dapat menghindari masalah kredit. πŸ€¦β€β™‚οΈ Saya berharap kebijakan makroprudensial Bank Indonesia tetap efektif dalam mencegah kondisi ekonomi yang tidak stabil.

Sementara itu, saya penasaran dengan proses penilaian kredit yang ada di perbankan Indonesia. Bagaimana caranya mereka dapat memprediksi risiko kredit yang tinggi dan memberikan solusi yang tepat? πŸ€”
 
Gak sabar banget nih 🀩! Pertumbuhan kredit bih-biha 9,69 persen itu kayaknya cukup baik 😊. Kredit investasi yang naikin tinggi sebesar 21,06 persen? πŸ€‘ itu bikin aku penasaran sih. Apakah ini artinya investor-nya mulai percaya dengan kondisi ekonomi kita? πŸ€”

Sementara itu, kredit konsumsi dan UMKM yang masih agak sedang 😐. Kita harus fokus untuk memperkuat sektor ini agar tidak tertinggal. Dan pertumbuhan DPK yang 13,83 persen? πŸ€‘ itu kayaknya bukan kecil banget!

Gubernur BI Perry Warjiyo jelas-jelas optimisme tentang pertumbuhan kredit nanti tahun 2026. 8-12 persen? 😊 itu kayaknya masih bisa dicapai jika kita fokus untuk meningkatkan sektor-sektor yang kurang naikin. Dan minat bank untuk menyalurkan kredit semakin melonggar? 🀝 itu bikin aku senang banget!

Saya rasa ini bukan cuma tentang pertumbuhan kredit, tapi juga tentang bagaimana kita bisa meningkatkan keseimbangan ekonomi kita. Kita harus fokus untuk meningkatkan sektor-sektor yang kurang naikin dan memperkuat sektor-sektor yang sudah ada. Dan pastikan bahwa investor-nya mulai percaya dengan kondisi ekonomi kita! πŸ’ͺ
 
Makanya serasa sedih banget kalau kita ngaruhin kondisi ekonomi kita sendiri. Tapi, gimana kalau kita lihat dari sudut pandang yang positif, pertumbuhan kredit 9,69 persen itu sebenarnya sudah cukup baik kan? Artinya, investor dan konsumen lebih percaya diri untuk berinvestasi dan membeli-belah. Nah, tapi apakah kita benar-benar aman dari risiko ekonomi? Sepertinya masih ada banyak hal yang kita lakukan dengan cara-cara tidak sehat, seperti menanamkan kredit pada orang-orang yang belum siap untuk membayarnya. Mungkin kita harus fokus lebih banyak pada pendidikan keuangan dan membuat diri kita lebih kuat dari segi ekonomi sendiri dulu aja. 😊
 
Jadi gini nih, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia tahun 2025 mencapai 9,69 persen itu nyangkat harapan banyak orang. Tapi kalau ditinjau dari risiko kredit yang tinggi pada segmen kredit konsumsi dan UMKM, aku pikir ada yang harus diatasi nih. Misalnya program prioritas pemerintah yang dilakukan harus lebih efektif lagi dalam mencegah kondisi makro dan keuangan yang terjaga. Kalau bisa, aku harap pengecualian pada segmen tersebut akan semakin minim. 🀞
 
hebat banget ya, pertumbuhan kredit di Indonesia tahun ini bisa 9,69 persen! itu artinya banyak orang Indonesia bisa mendapatkan kredit untuk membeli rumah, mobil, atau bisnis kecil mereka. tapi gak salah juga jika beberapa orang masih ribet mencari pinjaman karena keterbatasan data pribadi atau skor kredit yang rendah. selamat bagi perusahaan bank yang mendapat kesempatan untuk memberikan pinjaman kepada banyak orang. semoga ini bisa membantu ekonomi Indonesia berkembang lebih cepat! πŸ’ΈπŸ‘
 
kembali
Top