Dua siswa korban tabrak mobil MBG di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara masih berada dalam keadaan rawat jalan dan belum bisa kembali bersekolah. Dari 22 korban yang didaftarkan, 20 sudah pulih sepenuhnya dan bisa melanjutkan kehidupan sehari-hari dengan normal, tetapi dua siswa ini masih membutuhkan perawatan yang intensif.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bahwa kedua siswa ini masih dalam proses pemulihan dan belum bisa kembali mengikuti pelajaran di sekolah. Bupati Cilincing juga menjamin bahwa kedua siswa ini akan diperhatikan secara terus-menerus hingga pulih sepenuhnya.
Menurut Dadan, dua siswa tersebut masih menyimpan rasa trauma akibat kejadian tabrak mobil MBG yang membuat mereka tidak bisa bersekolah. Upaya pemulihan psikologis tetap diberikan secara berkelanjutan oleh aparat kepolisian untuk membantu mereka pulih dari trauma tersebut.
Sementara itu, salah satu korban lainnya adalah seorang guru bernama M. Maryono yang mengalami patah tulang pada bagian kaki. Meski demikian, semangatnya mengajar membuat ia sudah mulai kembali bekerja.
Dadan juga sempat menemui seorang murid yang menjadi korban kejadian tersebut dan berbicara tentang kondisinya. Ia menyatakan bahwa meskipun guru itu masih belum pulih sepenuhnya, semangatnya mengajar membuat ia sudah mulai kembali bekerja.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bahwa kedua siswa ini masih dalam proses pemulihan dan belum bisa kembali mengikuti pelajaran di sekolah. Bupati Cilincing juga menjamin bahwa kedua siswa ini akan diperhatikan secara terus-menerus hingga pulih sepenuhnya.
Menurut Dadan, dua siswa tersebut masih menyimpan rasa trauma akibat kejadian tabrak mobil MBG yang membuat mereka tidak bisa bersekolah. Upaya pemulihan psikologis tetap diberikan secara berkelanjutan oleh aparat kepolisian untuk membantu mereka pulih dari trauma tersebut.
Sementara itu, salah satu korban lainnya adalah seorang guru bernama M. Maryono yang mengalami patah tulang pada bagian kaki. Meski demikian, semangatnya mengajar membuat ia sudah mulai kembali bekerja.
Dadan juga sempat menemui seorang murid yang menjadi korban kejadian tersebut dan berbicara tentang kondisinya. Ia menyatakan bahwa meskipun guru itu masih belum pulih sepenuhnya, semangatnya mengajar membuat ia sudah mulai kembali bekerja.