BGN: Dua Siswa Korban Tabrak Mobil MBG Belum Masuk Sekolah

Dua siswa SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, yang terluka parah dalam penabrakan mobil MBG (Makan Bergizi Gratis) kemarin masih menjalani rawat jalan dan pemulihan. Keduanya belum bisa kembali mengikuti pelajaran di sekolah.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bahwa 20 dari 22 korban sudah pulih sepenuhnya dan kembali bersekolah. Namun, dua siswa tersebut masih memerlukan perawatan intensif dan hari ini tidak bisa ke sekolah.

Dadan menjelaskan bahwa setelah penabrakan, beberapa murid SDN 01 Kalibaru masih menyimpan rasa trauma. Upaya pemulihan psikologis oleh aparat kepolisian terus dilakukan secara berkelanjutan.

"Kita pantau setiap hari perkembangan mereka," kata Dadan. "Trauma itu tidak bisa langsung hilang, tapi kita dapat membantu menghilangkan gejala-gejala trauma tersebut."

Saat ini, dua siswa yang terluka parah masih menjalani rawat jalan dan pemulihan di rumah. Salah satu korban adalah seorang guru bernama M. Maryono (56) yang mengalami patah tulang pada bagian kaki.

Meski demikian, semangatnya mengajar membuat ia sudah mulai kembali bekerja. Ia berkata bahwa motivasi utamanya adalah untuk bertemu dengan korban dan gurunya sendiri di sekolah tersebut.

Dadan juga menjenguk dua siswa yang belum bisa bersekolah dan mendatangi rumah mereka untuk memantau perkembangan mereka.
 
πŸš—πŸ’” aku pikir ada yang harus diubah, kenapa bkn semua mobil makan bergizi gratis bisa diperbaiki secepatnya? 🀯 itu akrab sekali, tapi kadang2 kesehatan anak-anak lebih penting dr. keamanat ya? 🀝 aku ingat kalau ada kasus seperti ini sebelumnya, kemarin juga ada yang melaporkan kesalahan mobil MBG di Jakarta. 🚫 apa yang harus dilakukan? πŸ‘€
 
Aku pikir ini masalah tentang kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersihan saat membawa anak-anak di mobil. Seperti gini, kita sering liat mobil-mobil dengan banyak barang dan anak-anak berada di dalam mobil, tapi takut-tapul nanti terjadi kecelakaan. Kita harus lebih hati-hati dan memperhatikan keselamatan anak-anak kita. πŸš—πŸ’•
 
Makasih2kan keberuntungannya, sih, korban penabrakan mobil Makan Bergizi Gratis itu kini sudah pulih. Tapi, gokil banget lihat 2 siswa SDN 01 Kalibaru yang masih menjalani rawat jalan dan pemulihan, kan? Kenapa harus begitu lama? Aku rasa mereka butuh bantuan lebih dari sekedar pemulihan fisik. Perawatan psikologis juga penting banget agar trauma mereka tidak menjadi berlanjut. Mungkin saja mereka perlu bantuan dari profesional yang lebih ahli daripada upaya kepolisian.
 
πŸ€• Oh iya, kalau penabrakan mobil MBG itu deh, aku pikir ini terlalu serius banget! 20 korban sudah pulih, tapi masih ada 2 yang lagi rawat jalan? Kan siapa-siapa juga butuh waktu untuk pulih? πŸ€•

Aku senang sekali ya, gurunya M. Maryono udah bisa kembali bekerja karena motivasi dari korban itu! Nanti gurunya udah bisa bercerita dengan korban dan ada lagi yang positif! πŸ™

Tapi aku juga penasaran, kenapa trauma di kalangan murid-murid itu begitu parah? Udah ada apa? Aku harap pemulihan psikologisnya berjalan lancar aja! πŸ’•
 
Oooh, mobil Makan Bergizi Gratisnya kabarin kembali ke jalan... tapi siapa bilang gak bisa terjadi aja? Kuda asa kayaknya kalau mobil itu masih bisa bawa murid-murid sekolah ke tempat yang aman. Tapi ada dua siswa yang lagi lemas, moga sembuh cepat ya... dan apa sih trauma itu? Kalau gak bisa langsung hilang, tapi kita bisa membantu menghilangkan gejala-gejala itu... kayaknya kalau ada cara untuk meredakan rasa trauma itu, aja harus dicoba. Dan gini aja apa, dua siswa yang terluka parah masih di rumah? Moga tidak jadi terjadi lagi seperti ini.
 
ini kabar gembira sih, 20 dari 22 siswa SDN 01 Kalibaru sudah pulih sepenuhnya 🀞 tapi dua siswanya masih jadi korban penabrakan mobil MBG dan harus terus menjalani rawat jalan 😭 semangatnya mengajar kembali membuat gurunya M. Maryono (56) mulai bekerja lagi πŸ™Œ namun trauma itu tidak bisa langsung hilang, tapi kita dapat membantu menghilangkan gejala-gejala trauma tersebut πŸ€”
 
Aku rasa ini sedang terjadi di mana-mana ya? Penabrakan mobil MBG itu sudah banyak terjadi lagi, kayaknya kita harus serius dalam mencegah hal ini terjadi. Tapi apa yang ada, kita harus berikan bantuan kepada korban yang masih membutuhkan perawatan intensif. Kita tidak bisa menyerah, tapi harus terus mendukung mereka agar bisa kembali normal.

Aku rasa peran kita sebagai masyarakat sangat penting dalam hal ini, kita harus bisa membantu dan mendukung satu sama lain. Kita tidak bisa hanya menunggu pihak berwenang atau organisasi untuk melakukan sesuatu, tapi kita harus berani untuk melakukan apa pun yang dapat membantukan orang lain.

Dan aku rasa kita juga harus bisa mengerti bahwa trauma itu bukan hanya tentang fisik, tapi juga tentang emosi dan pikiran. Kita harus bisa memberikan perawatan yang lebih luas untuk korban, tidak hanya fokus pada penyembuhan fisik. Kita harus bisa membantu mereka untuk kembali normal dan bahagia. πŸ€•πŸ’–
 
Wahhh, masih banyak korban trauma dari penabrakan MBG kemarin πŸ€•. Saya harap semangatnya gurunya bisa makin kuat lagi, tapi juga harus diingat bahwa setiap orang memiliki waktu berbeda untuk pulih 😊. Aku rasa pemerintah dan aparat kepolisian harus terus memantau perkembangan mereka nanti ya 🀝. Saya senang melihat bahwa 20 korban sudah pulih sepenuhnya, tapi dua siswa yang masih rawat jalan juga harus dihormati dan mendapatkan perawatan yang baik πŸ’•.
 
Wah, ngga bisa banget sama kerusakan mobil MBG! 😱 Selama ini aku penasaran kenapa mobil tersebut harus bernama "Makan Bergizi Gratis". Nyaman juga kalau korban sudah pulih dan kembali bersekolah, tapi apa yang terjadi dengan dua siswa yang masih memerlukan perawatan intensif? πŸ€” Aku harap mereka cepat sembuh dan bisa kembali ke sekolah nanti. Trauma itu ngga cuma untuk korban aja, juga orang tua dan teman-temannya yang harus lewat kesulitan ini. Saya rasa penting juga untuk adik-adik guru seperti M. Maryono yang terluka parah tapi masih mau kembali bekerja. Motivasi utamanya adalah untuk bertemu dengan korban dan gurunya sendiri, itu sangat luar biasa! πŸ™
 
kembali
Top