Tiga korban peristiwa penabrakan di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, masih menjalani rawat jalan dan pemulihan. Keduanya juga belum bisa kembali mengikuti pelajaran di sekolah. Belum masuk sekolah, dua siswa tersebut tetap harus menjalani rawat jalan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bahwa dari 22 korban, 20 sudah pulih sepenuhnya dan bisa kembali bersekolah. Namun, dua siswa tersebut masih harus diawasi dengan intensif dan belum bisa kembali ke sekolah.
Dadan mengatakan bahwa para murid yang kembali bersekolah masih menyimpan rasa trauma. Upaya pemulihan psikologis dilakukan secara berkelanjutan oleh aparat kepolisian untuk membantu mereka melepas trauma tersebut.
Laporan yang dikembangkan di lapangan menunjukkan bahwa korban peristiwa tersebut semakin pulih setelah menerima bantuan makan bergizi gratis (MBG). Bahkan, salah satu guru yang menjadi korban juga sudah mulai bekerja kembali meskipun belum sepenuhnya pulih dari cedera.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bahwa dari 22 korban, 20 sudah pulih sepenuhnya dan bisa kembali bersekolah. Namun, dua siswa tersebut masih harus diawasi dengan intensif dan belum bisa kembali ke sekolah.
Dadan mengatakan bahwa para murid yang kembali bersekolah masih menyimpan rasa trauma. Upaya pemulihan psikologis dilakukan secara berkelanjutan oleh aparat kepolisian untuk membantu mereka melepas trauma tersebut.
Laporan yang dikembangkan di lapangan menunjukkan bahwa korban peristiwa tersebut semakin pulih setelah menerima bantuan makan bergizi gratis (MBG). Bahkan, salah satu guru yang menjadi korban juga sudah mulai bekerja kembali meskipun belum sepenuhnya pulih dari cedera.