Pemerintah disarankan untuk mempersempit jumlah penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) agar efektivitas fiskal dan dampak produktivitasnya lebih optimal. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF, M Rizal Taufikurahman menilai dampak program tersebut relatif terbatas dan bersifat transisional.
Dampak positif program ini hanya akan muncul ketika penerima manfaat memasuki usia produktif, sehingga evaluasi kebijakan harus bergeser dari indikator input dan output jangka pendek menuju indikator outcome jangka panjang seperti capaian pendidikan, kesehatan, dan produktivitas tenaga kerja.
Dampak positif program ini hanya akan muncul ketika penerima manfaat memasuki usia produktif, sehingga evaluasi kebijakan harus bergeser dari indikator input dan output jangka pendek menuju indikator outcome jangka panjang seperti capaian pendidikan, kesehatan, dan produktivitas tenaga kerja.