Berdampak Minim, INDEF Minta Jumlah Penerima MBG Dikurangi

Pemerintah disarankan untuk mempersempit jumlah penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) agar efektivitas fiskal dan dampak produktivitasnya lebih optimal. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF, M Rizal Taufikurahman menilai dampak program tersebut relatif terbatas dan bersifat transisional.

Dampak positif program ini hanya akan muncul ketika penerima manfaat memasuki usia produktif, sehingga evaluasi kebijakan harus bergeser dari indikator input dan output jangka pendek menuju indikator outcome jangka panjang seperti capaian pendidikan, kesehatan, dan produktivitas tenaga kerja.
 
aku pikir hal ini agak susah, kalau kita memotong program MBG sekarang masih banyak yang butuhnya... tapi mungkin sih strategi pemerintah benar, program itu tidak akan terus berlaku di masa depan, dan pemerintah punya prioritas lain yang lebih penting... tapi aku harap giliran kesehatan dan pendidikan bisa menjadi prioritas utama ya
 
Aku pikir kalau memotong akses MBG itu tidak tepat. Kita harus melihat dampaknya dulu sebelum memutuskan untuk berubah kebijakan. Apa yang jadi targetnya sih? Mereka kan bilang program ini hanya akan memberikan efektivitas fiskal dan produktivitas yang lebih baik, tapi bagaimana jika banyak orang yang tidak bisa menerima manfaatnya karena kurang memiliki akses ke sumber daya lainnya. Ada bukti yang cukup tentang dampak positif dari program MBG? Tidak bisa dipungkiri, program ini sudah berjalan lama dan membantu banyak orang, tapi memotong aksesnya itu seperti memutuskan kehidupan. Mereka bilang program ini hanya transisional, tapi bagaimana kalau kita harus melihat dampak jangka panjang?
 
Pernah pikir kalau program MBG itu nggak sengaja memperkuat ketergantungan pada pemerintah? Mereka punya niat baik tapi sekarang justru harus mengurangi bantuan karena efektivitas fiskal. Itu bayang-bayangan dari sistem yang tidak adil, gini aja sih. Kalau kita serius mau meningkatkan produktivitas, maka harus ada strategi lain yang lebih baik dari hanya memberikan makanan gratis saja.
 
Pemerintah harus bisa mempertimbangkan bagaimana program MBG itu sebenarnya membantu orang banyak di masa depan kayaknya 😐. Saya pikir kalau pemerintah mau berubah strategi, mungkin ada beberapa kebijakan yang perlu disempurnakan dulu, seperti pengelolaan sumber daya lebih efektif dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan pendidikan. Jangan lupa, MBG itu bukan hanya tentang memberi makan, tapi juga tentang meningkatkan kualitas hidup orang banyak 🤔.
 
Pernah ngobrol dengar kalau program MBG itu bikin efisiensi fiskal lebih baik, tapi aku pikir kalau kita harus memperkecil jumlah penerima, apa yang jadi? Kita nanti bakalan sengaja ketinggalan orang yang membutuhkan ya... Aku rasa ini caranya salah. Tapi aku paham kalau kita harus tahu efektivitas program itu, tapi bagaimana caranya membuat program yang efektif dan merata kan?
 
Saya pikir aki nggak harus terlalu serius dengkulah tentang efektivitas program MBG. Bisa jadi, gantung pada siapa yang menerima manfaatnya. Kita lihat ari, banyak orang tua yang sibuk bekerja dan sulit mencari waktu untuk memberikan nutrition baik bagi anak-anak maupun diri sendiri 🤔. Maka dari itu, program ini bisa menjadi solusi yang baik untuk keluarga miskin yang membutuhkannya.

Tapi, apa jadi kalau program ini dikecilkan? Makanya kita harus lebih serius dalam menilai dampaknya. Kita butuh data dan data lagi. 😊
 
Saya pikir pemerintah harus coba lagi. Mereka selalu ingin memotong program-program bermanfaat untuk rakyat. Saya tahu MBG itu penting banget, terutama bagi anak-anak muda yang belum memiliki nafkah sendiri. Jika mereka harus memilih antara mendapatkan makanan gratis dan belajar bagaimana berbisnis, tentu banyak yang akan memilih yang kedua. Saya ingat saatku kecil, saya juga pernah menerima MBG di sekolah, itu sangat membantu untuk perkembangan kami. Kita harus melihat dampak program ini lebih dekat dulu, jangan cuma soal angka saja
 
Gak bisa ngerti sih kenapa pemerintah mau mempersempit program MBG. Kalau program ini bantu masyarakat, tapi apa salahnya juga? Aku pikir efektivitas program sebenarnya dipengaruhi oleh banyak faktor, bukan hanya jumlah penerima. Gak ada artinya kalau program ini hanya berfokus pada efektivitas fiskal aja. Mereka harus mempertimbangkan dampak positifnya juga, seperti peningkatan kesehatan dan pendidikan di kalangan anak-anak. Program MBG itu sebenarnya bisa jadi solusi untuk masalah ini, tapi pemerintah mau mengabaikannya aja? 🤔
 
ini program MBG lagi-lagi kayak gini, mempersempit paket makanan gratis sih tapi apa keuntungannya? kalau efektivitas fiskal yang lebih optimal berarti apa? nggak ada masalahnya program ini sama sekali kalah dengan orang lain, malah program ini harus diubah lagi. apa yang dibutuhkan adalah program yang efektif dan jangka panjang, bukan hanya satu-satunya efektivitas fiskal. apa kalau mereka mau melihat dampaknya pada masyarakat? ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi keberhasilan program ini, seperti kondisi sosial ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. jadi nggak bisa cuma asumsikan saja bahwa program MBG hanya akan efektif jika penerima memasuki usia produktif.
 
Gue pikir program MBG kayak ini penting banget! Nah, pemerintah ingin mempersempit jumlah penerima itu sih? Tapi apa yang salah dengan memberi makan kepada anak-anak yang masih belajar? Mereka butuh energi dan nutrisi buat pertumbuhan otak dan tubuhnya. Kalau gak ada program seperti ini, bagaimana mereka bakal tahu manfaat penting sekali pendidikan dan kesehatan? Program ini harus jadi sesuatu yang sederhana tapi efektif biar tidak terlupakan.
 
kembali
Top