Banyak yang bertanya, bagaimana serat dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan? Jawabannya terletak pada kandungan serat ini. Serat memang berfungsi sebagai pengendali lemak dan kolesterol, serta mendukung kehidupan bakteri baik di dalam tubuh. Namun, pertanyaan yang lebih penting adalah, bagaimana banyak orang dapat memenuhi kebutuhan serat harian idealnya?
Menurut Prof Hardinsyah, seorang guru besar ilmu gizi IPB University, kebutuhan serat harian orang dewasa umumnya sekitar 25 gram per hari. Hal ini didasarkan pada rekomendasi konsumsi serat yang berkaitan dengan kebutuhan energi. "Kalau langsung dijawab itu 25 gram sehari," kata dia. "Dalam rumusnya, per 1.000 kilokalori energi diperlukan 13 gram serat."
Jika kita menghitung kebutuhan energi rata-rata 2.000 kilokalori per hari, maka kebutuhan serat orang dewasa berada di kisaran 25-26 gram. Hal ini menunjukkan bahwa banyak orang masih belum memenuhi kebutuhan serat harian idealnya.
Jadi, bagaimana dapat meningkatkan konsumsi serat dalam hidup sehari-hari? Pertanyaannya adalah, bagaimana cara kita dapat membuat perubahan ini? Apakah dengan menambahkan sayuran hijau atau buah-buahan ke dalam diet kita? Atau mungkin dengan mengganti karbohidrat penuh gula dengan karbohidrat kompleks?
Pertanyaan-pertanyaan seperti ini harus dihadapi oleh banyak orang. Namun, jika kita dapat memahami pentingnya serat dalam menjaga kesehatan pencernaan, maka kita akan lebih mudah untuk meningkatkan konsumsi serat dan mengurangi risiko penyakit-penyakit kronis.
Menurut Prof Hardinsyah, seorang guru besar ilmu gizi IPB University, kebutuhan serat harian orang dewasa umumnya sekitar 25 gram per hari. Hal ini didasarkan pada rekomendasi konsumsi serat yang berkaitan dengan kebutuhan energi. "Kalau langsung dijawab itu 25 gram sehari," kata dia. "Dalam rumusnya, per 1.000 kilokalori energi diperlukan 13 gram serat."
Jika kita menghitung kebutuhan energi rata-rata 2.000 kilokalori per hari, maka kebutuhan serat orang dewasa berada di kisaran 25-26 gram. Hal ini menunjukkan bahwa banyak orang masih belum memenuhi kebutuhan serat harian idealnya.
Jadi, bagaimana dapat meningkatkan konsumsi serat dalam hidup sehari-hari? Pertanyaannya adalah, bagaimana cara kita dapat membuat perubahan ini? Apakah dengan menambahkan sayuran hijau atau buah-buahan ke dalam diet kita? Atau mungkin dengan mengganti karbohidrat penuh gula dengan karbohidrat kompleks?
Pertanyaan-pertanyaan seperti ini harus dihadapi oleh banyak orang. Namun, jika kita dapat memahami pentingnya serat dalam menjaga kesehatan pencernaan, maka kita akan lebih mudah untuk meningkatkan konsumsi serat dan mengurangi risiko penyakit-penyakit kronis.