Kentut adalah proses alami tubuh yang terjadi ketika gas dan bakteri di usus memecah makanan. Menurut ahli gizi Shy Vishnumohan, sebagian besar gas yang dihasilkan oleh tubuh tidak berbau, tetapi bau dapat bervariasi dari hampir tidak tercium hingga menyengat tergantung pada apa yang dikonsumsi dan campuran bakteri di saluran pencernaan.
Batu yang perlu diperhatikan adalah apakah kentut akan keluar tanpa suara atau mengeluarkan suara yang jelas. Suara kentut tidak banyak berkaitan dengan kesehatan usus Anda, tetapi dapat dipengaruhi oleh faktor anatomi tertentu seperti sembelit, ketegangan otot dasar panggul, dan wasir.
Rata-rata orang sehat membuang angin sebanyak 10 hingga 20 kali sehari. Kentut beberapa kali sehari hingga sekitar 20 kali sehari dianggap normal. Namun, jika kentut sering terjadi maka dapat dikaitkan dengan karbohidrat yang lebih mudah difermentasi seperti kacang-kacangan/polong-polongan, alkohol gula, makanan tinggi FODMAP, atau intoleransi terhadap laktosa atau fruktosa.
Batu yang perlu diperhatikan adalah apakah kentut akan keluar tanpa suara atau mengeluarkan suara yang jelas. Suara kentut tidak banyak berkaitan dengan kesehatan usus Anda, tetapi dapat dipengaruhi oleh faktor anatomi tertentu seperti sembelit, ketegangan otot dasar panggul, dan wasir.
Rata-rata orang sehat membuang angin sebanyak 10 hingga 20 kali sehari. Kentut beberapa kali sehari hingga sekitar 20 kali sehari dianggap normal. Namun, jika kentut sering terjadi maka dapat dikaitkan dengan karbohidrat yang lebih mudah difermentasi seperti kacang-kacangan/polong-polongan, alkohol gula, makanan tinggi FODMAP, atau intoleransi terhadap laktosa atau fruktosa.