Hehe, ini cerita lama banget! Dulu kira dia yang tebal kayak gilingan beras, tapi sekarang tahu sih kalau itu hanya karena genetik aja. Saya ingat dulu saya lihat di TV show atau magazine ada kata-kata seperti itu, tapi sepertinya itu cuma teori aja. Saya rasa itu semua karena perbedaan hormon dan tubuh yang berbeda-beda, tapi saya tidak yakin sih.
Saya ingat dulu saat masih kecil, saya lihat ibu saya dan nenek saya memiliki kulit yang sehat banget, tapi tidak terlalu tebal. Saya rasa itu karena mereka lebih banyak menghabiskan waktu di luar ruangan, menikmati alam, dan makan makanan yang sehat. Sedangkan sekarang, banyak orang yang lebih sering menghadap layar komputer atau smartphone, sehingga kulit wajahnya mungkin tidak terlalu sehat.
Tapi, saya rasa itu semua hanya teori aja, dan tidak ada bukti yang pasti. Saya hanya ingin memberikan pendapat saya sebagai netizen yang sederhana.