Benarkah Kain Kiswah Kabah Dijual ke Jeffrey Epstein?

Kiswah yang Menutupi Kabah, Apakah Dijual ke Jeffrey Epstein?

Dokumen baru yang diterbitkan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada akhir Januari ini mengungkapkan fakta yang cukup mengejutkan. Diduga, Jeffrey Epstein pernah membeli potongan Kiswah yang digunakan untuk menutupi Kabah pada tahun 2017.

Pengiriman tiga potong kain suci tersebut diatur melalui jaringan kontak internasional, melibatkan seorang pebisnis perempuan asal Uni Emirat Arab bernama Aziza Al-Ahmadi dan seorang kontak di Arab Saudi bernama Abdullah Al-Maari. Proses pengadaan dan pengiriman kain suci ini diatur dengan sangat teliti.

Namun, apa yang paling mengejutkan adalah pengiriman tiga potongan Kiswah tersebut ke kediaman Epstein di St. Thomas, Virgin Island, Amerika Serikat. Email-email yang tercantum dalam berkas mengungkapkan bahwa tiga potongan Kiswa tersebut diperoleh dan dikirim dengan keterangan barang sebagai "karya seni" atau artwork.

Dalam salah satu email tertanggal 22 Maret 2017, Al-Ahmadi menjelaskan nilai suci Kiswah karena menyelimuti Kabah di Mekah, salah satu tempat suci bagi umat Islam. Setiap tahunnya, jutaan umat muslim bahkan lebih berbondong-bondong mengunjungi Mekkah untuk umrah ataupun haji.

Pengiriman tiga potongan Kiswah tersebut oleh Epstein menimbulkan kemarahan dan keprihatinan luas, terutama karena adanya dugaan penanganan tanpa izin resmi dan dugaan adanya potensi penodaan agama Islam oleh pelaku kejahatan seksual.

Perlu diingat bahwa Kiswah bukan untuk kepemilikan pribadi sembarang orang. Oleh karena itu, pengiriman dan kepemilikan Kiswah oleh Epstein menimbulkan pertanyaan mengenai adanya etika yang melanggar.
 
Maksudnya siapa yang nanti akan bertanggung jawab kalau itu diperjual beli? Mungkin nanti ada yang masukin kantong kekayaan orang kaya itu πŸ€‘. Tapi apa yang paling buku tulis ini, bukan soal etika yang melanggar, tapi soal siapa yang bakal dipertanggung jawab! Dan kalau siapa pun yang terlibat dengan hal ini, pasti akan ada yang mencoba ngobrol dan lari dari masalah πŸ˜‚.
 
πŸ˜±πŸ€” Masalahnya banget kayaknya! πŸ™…β€β™‚οΈ Jika mereka membeli kiswah dengan cara seperti itu, itu artinya mereka tidak berhak memiliki kiswah itu sendiri. Karena kiswah bukan harta pribadi, tapi ada nilai spiritual yang sangat besar. πŸ’― Itu seperti jika kita beli sumpah orang lain dengan harga jutaan rupiah, itu tidak adil! πŸ€¦β€β™‚οΈ Dan yang paling penting, apa yang dibicarakan disini adalah tentang etika dan moralitas! πŸ™ Jika kita tidak peduli dengan hal ini, maka kita akan berada di jalur yang salah. πŸšΆβ€β™‚οΈ #Kiswah #Etnika #Moralitas #EtikaHidup
 
πŸ€” Maksudnya apa sih sih kiswah bisa jadi komoditas di pasar? πŸ˜’ Pernah aku lihat kiswah itu, ya itu warna-warni dan cantik banget! πŸ™„ Tapi makanya ada peraturan yang ketat sekali tentang kiswah itu, karena itu bagian dari ritual umrah atau haji. πŸ•ŠοΈ Jadi kalau Epstein membelinya, itu artinya dia tidak menghormati tradisi dan agama ummat islam, kan? 😐 Dan apa yang lebih parah lagi, dia mungkin menggunakan kiswah tersebut untuk kegiatan yang salah, bukan untuk ritual yang seharusnya dilakukan. 🀯 Tapi aku rasa ada satu hal yang perlu dipertanyakan lagi, yaitu siapa-siapa yang terlibat dalam penanganan ini, apa mereka bersalah atau tidak? πŸ€”
 
😐 Kita jangan terlalu cepat memaksa orang lain untuk memberitahu apa-apa ya. Tapi, kalau aku harus bilang, pengiriman tiga potongan Kiswah itu memang cukup curang dan tidak masuk akal. Siapa nih yang memikirkannya? πŸ€” Kain suci itu penting buat umat Islam, tapi nanti dikirim ke gengsi orang kaya tanpa izin resmi... Wah, itu tidak enak dipikirkan. πŸ™…β€β™‚οΈ
 
Wow 🀯, ini penasaran banget! Bagaimana bisa Jeffrey Epstein membeli Kiswah tanpa izin resmi? Apakah dia benar-benar tidak peduli dengan nilai spiritual kain tersebut? Hmm πŸ€”, mungkin ada yang harus diketahui lebih lanjut tentang transaksi ini...
 
Aku pikir ini sangat bikin kekecewa banget... siapa nih yg memikirkan hal ini? Ketiga potongan kiswah itu seharusnya digunakan untuk keperluan ibadah, bukan dijual ke orang lain! Bagaimana kalau kita nanti semua orang ingin punya kiswah sebagai koleksi? Aku rasa ada yang harus bertanggung jawab atas hal ini... apakah bisa dipercaya siapa yang mengirimkannya? πŸ€”πŸš«
 
Gak bisa percaya banget sih! Mereka bilang Jeffrey Epstein membeli kiswah itu apa lagi? Mau dijual ke orang lain tapi diteruskan seperti itu. Apa sih nih nilai dari kiswah itu yang bisa dibayarkan dengan cara itu πŸ€‘. Sama-sama, kita harus punya etika yang lebih baik daripada ini. Kita gak boleh memasang harga terhadap sesuatu yang dianggap suci dan berharga. Semoga kebenaran ini bisa membawa perubahan positif πŸ™ #EtikaMembangunBersama #KiswahSuci #PerubahanPositif
 
Gak bisa percaya sih! Kiswah itu nggak boleh dijual ke siapa pun, apalagi orang seperti Jeffrey Epstein yang terkenal dengan kasus kejahatannya 🀯. Apa yang paling bikin saya kecewa adalah pengiriman tiga potongan kain suci tersebut dengan cara yang sangat rahasia, bahkan ada email-email yang berisikan bahwa kain itu dijual sebagai "karya seni" πŸ˜’. Itu kalau di Indonesia kita bilang sih jika ada barang berharga kita harus nggak mudah menyerahkannya ke orang asing tanpa izin resmi, apalagi yang terlibat dengan kasus seperti itu πŸ€·β€β™‚οΈ. Mungkin ada yang ingin menjelaskan bagaimana hal ini terjadi dan apa yang akan dilakukan pemerintah untuk memastikan agar hal seperti ini tidak terulang lagi πŸ€”.
 
Gue pikir apa yang bikin nggak jelas adalah siapa yang membeli kiswah itu dulu. Jadi, kita harus ketahuan siapa orang itu dan kenapa gue pikir itu penting. Karena gue rasa kalau gue punya informasi tentang hal ini, tapi gue tidak mau ngomong... πŸ’­
 
Maksudnya siapa yang bilang Epstein tidak punya niat jahat? Dia membeli kain suci itu dengan harga apa aja, tapi dia kayaknya ingin menutupi kabah itu sebagai ekspresi seninya. Mungkin dia benci dengan tradisi umat muslim dan ingin menghina mereka. Tapi kita harus waspada, karena kalau kita terlalu cepat menyimpang, kita akan jadi korban dari kemarahan yang tidak masuk akal.
 
gak percaya banget, siapa tau di balik tindakan epstein ini ada motif lain spanyol. tapi yang paling berisiko adalah ketika pengiriman kiswa ini menimbulkan kemarahan orang-orang muslim, itu gila banget! kenapa harus memasukkan isu agama dan hal itu pun bisa melibatkan penodaan agama, itu nggak tepat. apalagi jika terlibat kejahatan seksual yang nggak perlu lagi dibicarakan, itu sudah sangat parah. apa yang perlu kita lakukan adalah memperhatikan pengiriman dan penanganan kiswa ini dengan lebih teliti, dan jangan biarkan hal ini menjadi isu yang melibatkan agama.
 
Maksud siapa di AS gak tahu apa itu Kiswa? πŸ€” Mau membeli suatu sesuatu tanpa tahu makna dan nilai asalnya, kayak gitu. Dan siapa yang bilang Kiswa bisa dikategorikan sebagai 'karya seni' aja? πŸ™„ Kalau nggak ada makna, kenapa dijual?
 
ini bikin penasaran nih, siapa bisa bilang bahwa tiga potongan kain suci itu dijual dengan harga 30 juta dolar? itu terlalu mahal banget! tapi apa yang lebih penting lagi adalah bagaimana cara pengiriman itu dilakukan. ada dugaan bahwa orang-orang di balik itu ada hubungan dengan kejahatan seksual Epstein, itu sudah bikin ketakutan ya... dan siapa yang bilang bahwa kain suci itu bisa dijual? semoga ada penjelasan lebih lanjut tentang hal ini
 
πŸ€” ga tahu apa yang harus dikejar, kalau si Jefferson Epstein bisa saja jual kiswah tersebut ke siapa saja πŸ˜‚. tapi serius aja, pengiriman kiswah itu bukan cuma soal kepemilikan, tapi juga tentang etika dan nilai-nilai yang kita terima sebagai masyarakat. kiswah itu adalah simbol dari agama Islam, jadi kalau dijual atau digunakan untuk tujuan yang tidak pantas, itu memang mengejutkan. πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Wahhh.. kalau siapa tahu kayaknya itu ada hubungan dengan kasus Epstein ya πŸ€”. Tapi, apa yang aku rasakan adalah sedih banget kalau kita lihat potongan Kiswah yang ada di sana itu dijual begitu mudah tanpa peduli apakah itu ada nilai spiritual atau tidak πŸ™. Karena itu aku pikir kita harus lebih berhati-hati dan peduli terhadap sesuatu yang bisa membawa dampak besar pada masyarakat, bahkan jika itu bukan dari segi agama tapi dari segi etika dan moralitas 🀝.
 
Gue bayangin kalau dia Epstein membeli kiswah itu buat jual di pasar tertutup, tapi gue rasa itu salah paham. Kita harus tahu benar apa yang terjadi sebenarnya, apakah dia membelinya dari pemiliknya dengan izin resmi atau apa? Gue harap DOE AS bisa menjelaskan lebih lanjut tentang hal ini agar kita bisa mengetahui apa yang benar dan apa yang salah. Kita harus waspada dalam mengikuti kasus ini karena ini bisa berdampak pada banyak orang, baik Muslim maupun non-Muslim πŸ˜•
 
Gue rasa kalau gini bikin kontroversi banget! πŸ€” Kiswah dipecah-pecah itu kayak pengiriman mobil mewah, tapi ternyata jadi bagian dari skandal Epstein. Gue rasa ada yang sangat tidak enak dari pengiriman itu, terutama karena dugaan bahwa kain suci itu digunakan untuk tujuan yang tidak wajar. Bagaimana kalau kita ambil contoh dari kebiasaan-kebiasaan adat yang kita miliki sendiri? Misalnya gudeg di Jogja, kayaknya bukan berarti gudeg itu mau dibeli dan dipindahkan ke tempat lain nih. πŸ€·β€β™‚οΈ
 
ini kiswah itu kayak gak ada maksudnya dipasang di kabah, siapa sih yang mau membeli barang suci itu aja? dan dari mana dia nanti bakal punya tahu cara ngelakukannya dengan benar? kalau ini bukan hanya soal kiswa tapi juga adanya penodaan agama, ini jangan sampe sembarangan lah bro πŸ™…β€β™‚οΈ
 
kembali
Top