Dokumen "Epstein Files" yang diterbitkan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengungkapkan bahwa mantan narapidana Jeffrey Epstein membeli tiga potongan Kiswah untuk di gunakan menutupi Kabah pada tahun 2017.
Kiswah itu digunakan sebagai simbol spiritual dalam prosesi umrah dan haji bagi umat Islam. Setiap tahun, jutaan umat muslim berbondong-bondong mengunjungi Mekkah untuk melakukan ibadah tersebut. Dalam tradisi ini, setelah umat muslim menutupi Kabah dengan Kiswah, potongan-potongan kain itu dipotong dan diberikan secara terbatas kepada individu tertentu sebagai simbol penghormatan.
Pengiriman tiga potongan kain tersebut diatur melalui jaringan kontak internasional yang melibatkan seorang pebisnis perempuan asal Uni Emirat Arab. Tiga potongan Kiswah itu kemudian dikirim ke kediaman Epstein di St. Thomas, Virgin Island, Amerika Serikat.
Pengiriman dan kepemilikan Kiswah oleh Epstein menimbulkan kemarahan dan keprihatinan luas karena adanya dugaan penanganan tanpa izin resmi dan dugaan potensi penodaan agama Islam.
Kiswah itu digunakan sebagai simbol spiritual dalam prosesi umrah dan haji bagi umat Islam. Setiap tahun, jutaan umat muslim berbondong-bondong mengunjungi Mekkah untuk melakukan ibadah tersebut. Dalam tradisi ini, setelah umat muslim menutupi Kabah dengan Kiswah, potongan-potongan kain itu dipotong dan diberikan secara terbatas kepada individu tertentu sebagai simbol penghormatan.
Pengiriman tiga potongan kain tersebut diatur melalui jaringan kontak internasional yang melibatkan seorang pebisnis perempuan asal Uni Emirat Arab. Tiga potongan Kiswah itu kemudian dikirim ke kediaman Epstein di St. Thomas, Virgin Island, Amerika Serikat.
Pengiriman dan kepemilikan Kiswah oleh Epstein menimbulkan kemarahan dan keprihatinan luas karena adanya dugaan penanganan tanpa izin resmi dan dugaan potensi penodaan agama Islam.