Benarkah Doraemon Berhenti Tayang di RCTI & Apa Penyebabnya?

Benarkah penghentian tayangan Doraemon di RCTI?

Penghentian tayangan kartun legendaris Doraemon di RCTI semakin memicu spekulasi masyarakat. Serial anime yang telah tayang di RCTI sejak 9 Desember 1990, tiba-tiba tidak ada di jadwal siaran stasiun televisi tersebut.

Sejarah menunjukkan bahwa Doraemon telah menjadi bagian dari masa kecil banyak generasi di Indonesia. Cartun ini hampir selalu hadir di layar RCTI, terutama pada slot akhir pekan. Namun, sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026, Doraemon tidak tercantum dalam jadwal tayang.

Perubahan strategi program dan penataan jadwal stasiun televisi juga menjadi salah satu faktor yang diduga menjadi latar belakang berhentinya penayangan Doraemon di RCTI. Stasiun TV secara berkala melakukan evaluasi berdasarkan rating, segmentasi penonton, serta kebutuhan pengiklan. Mungkin saja RCTI telah memprioritaskan program lain yang dianggap lebih relevan dengan target audiens saat ini.

Selain itu, faktor hak siar dan lisensi tayangan juga menjadi salah satu pilihan yang diduga membuat stasiun televisi tidak menguduh Doraemon dalam jadwal siarnya. Sebelumnya, beberapa film Doraemon telah ditayangkan di stasiun TV lain, seperti Trans TV.

Penghentian penayangan Doraemon di RCTI juga membuat kita berpikir tentang pergeseran pola konsumsi tontonan anak-anak saat ini. Banyak konten animasi, termasuk Doraemon, tersedia melalui platform digital, aplikasi streaming, maupun kanal resmi daring. Kondisi ini kemungkinan membuat stasiun TV harus meninjau ulang efektivitas slot kartun.

Meski penghentian penayangan Doraemon di RCTI masih menjadi misteri, kartun legendaris ini tidak sepenuhnya menghilang dari layar kaca Indonesia. Beberapa film Doraemon masih muncul di stasiun TV lain pada waktu tertentu, sementara episode dan klip resminya juga tersedia melalui platform digital.

Tidak ada klarifikasi resmi dari RCTI terkait penghentian penayangan Doraemon. Namun, berbagai penjelasan yang beredar masih bersifat analisis dan pengamatan media serta penonton.
 
aku pikir kalau rcti memutus siar doraemon itu karena kalau siar kartu anak harus banyak juga diperhatikan. di masa lalu doraemon sering tayang di rcti, tapi sekarang ada banyak konten animasi online yang menawarkan iklan dan episodinya dengan harga termurah. jadi mungkin rcti ingin mencari cara untuk menghasilkan uang lebih dari itu.
 
Kira-kira bagaimana gini.. stasiun TV RCTI benar-benar menghentikan tayangan Doraemon? Mungkin ada alasan strategi yang baik, tapi juga kemungkinan sih kartun klasik ini tidak lagi relevan dengan anak-anak yang suka menonton keren-kenyan di luar TV, apa pun itu berarti. Saya rasa penayangan di layar TV miring sudah tidak perlu, karena banyak konten seperti Doraemon bisa ditemukan di platform digital, dan bisa dinikmati secara bebas. Tapi, masih penasaran mengapa RCTI benar-benar memutuskan untuk menghentikan tayangan Doraemon... 🤔
 
Maksudnya siapa nih yang bikin kalau di RCTI gak ada tayangan Doraemon? 🤔 Hmm, mungkin karena stasiun TV mau fokus pada program-program lain ya 📺 Saya pikir ini keren banget, tapi juga sedikit menyesal 😔 Karena saya masih suka menonton Doraemon setiap akhir pekan. Tapi sepertinya ini sudah menjadi realitas 🤷‍♂️
 
Wow 🤔
Aku pikir ini juga bisa jadi karena banyak sekali konten anak-anak saat ini ada di platform digital 📱👀. Mungkin RCTI ingin mencoba strategi lain untuk menarik penonton muda 🎉. Tapi, aku tidak tahu apa yang benar-benar terjadi... 😐
 
omg kayaknya penghentian Doraemon di RCTI memang memanggil. kalau dulu keren sekali tayang di RCTI, sekarang nggak ada lagi. mungkin karena banyak konten streaming online ya? tapi masih bisa nonton di platform lain atau digital. toh nggak apa-apa juga, kan? 🤔👀
 
Gampang nggak percaya kalau RCTI gak tayang Doraemon lagi 🤯! Siapa yang suda ari kangenin Doraemon? Kartun legendaris ini udah menjadi bagian dari masa kecil banyak generasi di Indonesia, dan sekarang gak ada di jadwal siaran stasiun televisi favorit kita! Mungkin RCTI udah memprioritaskan program lain yang lebih relevan dengan target audiens saat ini, tapi aku rasa Doraemon masih perlu ada di layar kaca kita 📺. Tapi, gampang nggak percaya kalau stasiun TV harus meninjau ulang efektivitas slot kartun karena banyak konten animasi tersedia melalui platform digital 😂.
 
Mungkin ini kalimat yang paling sering diulas, siapa tahu benar atau salah, tapi aku pikir masyarakat Indonesia perlu lebih santai ya 🤗. Tapi apa yang bisa kita lakukan kalau stasiun TV menghentikan tayangan Doraemon? Mereka mungkin sudah meninjau kembali strategi programnya dan memprioritaskan konten lain yang lebih relevan dengan target audiens saat ini. Atau mungkin mereka hanya ingin bereksperimen dengan konten digital, seperti apa kita pikir itu?

Saya pikir kalau kita terlalu fokus pada penghentian penayangan Doraemon, maka kita lupa bahwa ada banyak contoh lain yang juga tersedia di platform digital. Jadi, mungkin ini kesempatan bagus untuk stasiun TV untuk meninjau ulang efektivitas slot kartun mereka dan mencari cara baru untuk mendekati audiens anak-anak.

Tapi, aku tidak ingin membangunkan spekulasi yang tidak perlu, jadi mungkin kita bisa menunggu klarifikasi resmi dari RCTI ya 🤞. Atau, kita bisa lebih santai dan menikmati konten lain yang tersedia di platform digital! 😊
 
Gue pikir kalau penghentian tayangan Doraemon di RCTI nggak apa-apa, aku sibuk banget menonton di platform streaming kan 😊. Serial anime itu udah tidak relevan dengan anak-anak sekali, kalau gue bayangkan aku masih nonton Doraemon ketika aku kecil, itu juga kayaknya bikin aku jadi penonton yang ketergantungan ya 🤯. Bayangin aja betapa seru Doraemon di masa lalu, tapi sekarang udah ada banyak konten animasi lain yang lebih menarik nih, seperti Pokémon dan Beyblade! 😎
 
Mungkin gak sepenuhnya benar kalau kita pikir penghentian tayangan Doraemon di RCTI itu membuat kita sedih kan? Guna apa sih kita terlalu bergantung pada stasiun TV? Kita harus coba lihat kebenaran di balik layar kaca. Mungkin RCTI hanya ingin mencari strategi yang lebih baik untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi tontonan anak-anak saat ini. Tapi kayaknya kita juga harus mengakui bahwa Doraemon adalah bagian dari kenangan masa kecil banyak orang, jadi mungkin stasiun TV perlu mempertimbangkan kembali apakah itu benar-benar keputusan yang tepat untuk penghentian penayangannya. 🤔
 
Kurang ayal jika RCTI memutuskan untuk tidak menayangkan Doraemon lagi. Sebenarnya sudah lama kartun ini tidak relevan dengan kebutuhan anak-anak saat ini yang suka nonton konten digital 📺😐. Saya pikir RCTI harus lebih fokus pada program-program yang bisa dijangkau oleh anak-anak modern ini, bukan kartun kuno seperti Doraemon. Yang penting adalah anak-anak Indonesia masih bisa menikmati konten favorit mereka melalui platform digital 📱💻.
 
kembali
Top