Kenaikan harga gawai, tak hanya akibat permintaan terus meningkatnya teknologi AI dan penggunaannya yang semakin melimpah. Konsumen seharusnya tetap waspada dan siap menghadapi perkembangan pasar dengan bijak.
Sampai saat ini, penyesuaian harga produk yang dilakukan oleh produsen seperti Xiaomi tidak membocorkan angka pastinya akan berapa besar persentase kenaikan. Tidak diselipkan dalam komunikasi mereka ada informasi mengenai efektivitas penyesuaian harga dengan dinamika pasar dan ekspektasi konsumen di saat ini, melainkan memutuskan untuk melakukan perubahan tersebut tanpa menyebutkan rincian detailnya.
Sementara itu, laporan dari Counterpoint Research memberikan gambaran lebih spesifik mengenai dampak penyesuaian harga pada pengguna smartphone. Meski tidak disebutkan secara pasti akan berapa besar peningkatan harga yang akan ditambahkan ke dalam produksi gawai, namun mereka menyatakan bahwa di kuartal pertama 2026, harga kontrak (harga yang disepakati produsen chip memori dan produsen gawai) DRAM diperkirakan naik sekitar 55-60 %.
Dampak peningkatan biaya ini nantinya akan berdampak pada total biaya produksi dan akhirnya menjadi biaya konsumen. Sebagai contoh, jika sebelumnya harga perangkat hanya menyumbang sekitar 15-20% dari total biaya produksi sebuah laptop, kini biaya tersebut melonjak hingga 30-40%.
Sampai saat ini, penyesuaian harga produk yang dilakukan oleh produsen seperti Xiaomi tidak membocorkan angka pastinya akan berapa besar persentase kenaikan. Tidak diselipkan dalam komunikasi mereka ada informasi mengenai efektivitas penyesuaian harga dengan dinamika pasar dan ekspektasi konsumen di saat ini, melainkan memutuskan untuk melakukan perubahan tersebut tanpa menyebutkan rincian detailnya.
Sementara itu, laporan dari Counterpoint Research memberikan gambaran lebih spesifik mengenai dampak penyesuaian harga pada pengguna smartphone. Meski tidak disebutkan secara pasti akan berapa besar peningkatan harga yang akan ditambahkan ke dalam produksi gawai, namun mereka menyatakan bahwa di kuartal pertama 2026, harga kontrak (harga yang disepakati produsen chip memori dan produsen gawai) DRAM diperkirakan naik sekitar 55-60 %.
Dampak peningkatan biaya ini nantinya akan berdampak pada total biaya produksi dan akhirnya menjadi biaya konsumen. Sebagai contoh, jika sebelumnya harga perangkat hanya menyumbang sekitar 15-20% dari total biaya produksi sebuah laptop, kini biaya tersebut melonjak hingga 30-40%.