Belum Berhenti, Asing Obral Lagi Saham BBCA Rp 2 Triliun

Kembali Jual Asing Membuat BBCA Tersandung Di Bawah 7.000, Akumulasi Rp 12 Triliun Dalam Dua Pekan Terakhir

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin malam mengejutkan dengan penjualan asing yang mencapai Rp 2,06 triliun pada emiten bank milik grup Djarum, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Ini merupakan penjualan asing tertinggi dalam dua pekan terakhir.

Total transaksi asing di BBCA mencapai Rp 7,96 triliun dengan pembelian sebesar Rp 5,91 triliun. Penjualan asing pada perdagangan kemarin berada di rentang harga Rp 6.375-7.275 dan rata-rata penjualan asing mencapai Rp 6.828,4.

Sementara itu, saham BBCA juga menurut trend menurun sejak puncaknya pada Oktober lalu. Bahkan, perlu diingat bahwa struktur harga saat ini membentuk lower high dan lower low yang menandakan dominasi penjual masih kuat, apabila BBCA gagal bertahan di level 7.200 maka berpotensi turun ke level 6.800.

Namun, pergerakan saham IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) pada perdagangan kemarin malam tergolong sangat signifikan dengan penurunan 1,06% dan ditutup di level 8.223,20. Sementara itu nilai transaksi harian terbesar sepanjang sejarah bursa ini mencapai Rp 68,18 triliun dalam 4,93 juta kali transaksi.

Sementara itu, nilai transaksi negosiasi hari ini juga mencatatkan rekor baru dengan nilai sebesar Rp 32,4 triliun.
 
Pertanyaannya siapa yang bilang asing nggak suka dikenakan biaya? BBCA kayaknya harus serius dengan perencanaan strategi ke depannya... atau gini aja cuma sambut peluang belanja yang banyak 😂📈
 
Maksudnya sih, kalau penjual asing begitu banyak, itu berarti apa? BBCA ini jadi target utama ya, tapi siapa tau masih ada yang mau beli di harga 7kan? Nah, saya rasa saham ini punya potensi untuk jatuh lebih rendah lagi, tapi kalau IHSG turun juga aja, itu berarti semuanya tidak masalah, kan 😅.
 
Haha, apa kabar sih? Nah, ternyata BBCA gak bisa menahan penjualan asing yang kian kian meningkatnya 🤑. Maksudnya, semakin tinggi harga saham BBCA, semakin banyak orang yang ingin menjualnya. Saya pikir ini sinyal bahwa investor tidak terlalu percaya pada kemampuan BBCA untuk stabil dalam jangka panjang 🔮.

Tapi, gak usah khawatir ya, karena masih ada beberapa alasan mengapa saham BBCA belum turun hingga level 6.800. Seperti, nilai aset yang sangat besar dan profitabilitas yang tidak terlalu buruk 🤑. Jadi, gak usah terburu-buru menjual saham ini, tapi jangan juga terlalu banyak berinvestasi ya 😊.
 
Gue pikir penjualan asing yang banyak nih di BBCA nanti apa yang bakal terjadi? Semoga tidak jatuh terlalu rendah aja, karena gue rasanya saham itu masih memiliki potensi untuk naik lagi. Tapi kalau penjualannya terus berkepanjangan, maka semoga gue bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan cara membeli saham yang lain di Bursa Efek Indonesia.
 
Kalau nggak salah itu arti BBCA lagi di bawah Rp 7k, kan? Aku pikir apa yang dipikirkan orang2 nge investasi di Bursa Efek Indonesia kayaknya harus berbeda. Mereka lebih fokus pada aset-aset yang lebih stabil dan jangka panjang, bukan hanya main-main dengan saham-saham yang bisa turun-turun dalam waktu singkat. Dan kalau penjual asing banyak, itu arti siapa yang membeli saham BBCA adalah orang2 yang tidak nyaman dengan risiko.
 
Wah, bikin ngiler banget sih. Kalau gini kemarin malam penjualan asing di BEI ratusan triliun, tapi hari ini nilai transaksi harian terbesar bursa RI mencapai Rp 68,18 triliun! Gak bisa bilang siapa yang benar-benar kuat kok. Pertumbuhan nilai gini bisa dipengaruhi banyak faktor, misalnya perubahan kebijakan moneter atau kondisi ekonomi global. Tapi aku suka sekali situasi ini, bakanya makin menarik aja sih! 🤔
 
kembali
Top