Perdagangan digital di Indonesia terus beradaptasi dengan preferensi konsumen yang semakin memilih pengalaman berbelanja yang lebih dinamis dan interaktif. Selain kompetisi harga dan ketersediaan produk, platform e-commerce juga harus menawarkan pengalaman berbelanja yang unik.
Integrasi antara konten digital dan aktivitas transaksi menjadi salah satu pendekatan yang semakin banyak diterapkan, terutama di sektor fesyen yang sangat bergantung pada tren visual. Misalnya, Tokopedia dan TikTok telah meluncurkan program Fashion Playground, sebuah inisiatif yang menyoroti pemanfaatan live streaming dalam perdagangan digital.
Program ini telah dimulai sejak pertengahan 2025 dan telah berhasil mendorong rata-rata transaksi brand yang berpartisipasi sebesar 86,62 persen. Fashion Playground menggabungkan aktivitas offline dan online melalui format seperti peragaan busana langsung, bazar brand fesyen terkurasi, live streaming booth, serta sesi kolaborasi antara brand dan kreator konten.
Dalam era e-commerce yang semakin bertransformasi menuju discovery commerce, keputusan pembelian dipengaruhi oleh konten visual dan interaksi real time. Oleh karena itu, peran platform e-commerce seperti Tokopedia dan TikTok dalam mempromosikan pengalaman berbelanja yang lebih dinamis dan interaktif semakin penting.
Fesyen memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia, dengan kontribusi sebesar 6,96 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas pada triwulan II-2025. Industri fesyen juga menyerap tenaga kerja sebanyak 1,6 juta di industri kecil dan 89 ribu di industri besar.
Dalam ekosistem digital, fesyen tercatat sebagai kategori terbesar di e-commerce Indonesia dengan kontribusi sekitar 16 persen dari total nilai transaksi. Oleh karena itu, program-program seperti Fashion Playground sangat penting dalam mempromosikan pertumbuhan dan pengembangan industri fesyen secara menyeluruh.
Integrasi antara konten digital dan aktivitas transaksi menjadi salah satu pendekatan yang semakin banyak diterapkan, terutama di sektor fesyen yang sangat bergantung pada tren visual. Misalnya, Tokopedia dan TikTok telah meluncurkan program Fashion Playground, sebuah inisiatif yang menyoroti pemanfaatan live streaming dalam perdagangan digital.
Program ini telah dimulai sejak pertengahan 2025 dan telah berhasil mendorong rata-rata transaksi brand yang berpartisipasi sebesar 86,62 persen. Fashion Playground menggabungkan aktivitas offline dan online melalui format seperti peragaan busana langsung, bazar brand fesyen terkurasi, live streaming booth, serta sesi kolaborasi antara brand dan kreator konten.
Dalam era e-commerce yang semakin bertransformasi menuju discovery commerce, keputusan pembelian dipengaruhi oleh konten visual dan interaksi real time. Oleh karena itu, peran platform e-commerce seperti Tokopedia dan TikTok dalam mempromosikan pengalaman berbelanja yang lebih dinamis dan interaktif semakin penting.
Fesyen memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia, dengan kontribusi sebesar 6,96 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas pada triwulan II-2025. Industri fesyen juga menyerap tenaga kerja sebanyak 1,6 juta di industri kecil dan 89 ribu di industri besar.
Dalam ekosistem digital, fesyen tercatat sebagai kategori terbesar di e-commerce Indonesia dengan kontribusi sekitar 16 persen dari total nilai transaksi. Oleh karena itu, program-program seperti Fashion Playground sangat penting dalam mempromosikan pertumbuhan dan pengembangan industri fesyen secara menyeluruh.