BEI Respons Bank of Singapore Lepas Seluruh Saham Bank Capital

Perusahaan Bank of Singapore Lepas Saham PT Bank Capital Indonesia Tbk dalam Waktu Singkat

Dalam waktu kurang dari satu bulan, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa Bank of Singapore Limited telah melepas seluruh kepemilikan saham PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) sebesar 2,8 miliar saham atau setara dengan 14,03 persen hak suara. Aksi ini terjadi dalam waktu kurang dari 30 hari setelah bank tersebut membeli saham secara serupa.

Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, proses pelaporan seluruhnya mematuhi regulasi dan telah dilaporkan kepada Bursa. "Pemantauan Bursa menunjukkan bahwa PT Capital Global Investama dan Bank of Singapore Limited telah melakukan kewajiban pelaporan sebagaimana diatur dalam POJK nomor 4 tahun 2024 dan laporan tersebut telah terpublikasi di website Bursa sehingga publik dapat memperoleh informasi tersebut," kata Nyoman.

Dalam transaksi ini, kedua perusahaan tersebut menggunakan skema repurchase agreement (repo) tanpa pengalihan pengendalian. Harga transaksi pelepasan tercatat hanya Rp1 per saham, berbeda jauh dengan harga pembelian sebesar Rp168 per saham.

Nyoman juga menegaskan bahwa skema repo telah diatur dalam peraturan OJK dan setiap transaksi Repo wajib berdasarkan pada perjanjian tertulis. BEI telah meminta klarifikasi langsung kepada manajemen BACA untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai transaksi repo tersebut.

Perusahaan Bank of Singapore masuk ke BACA dengan status kepemilikan tidak langsung melalui GIA Ventures Pte Ltd dan menegaskan bahwa mereka tidak pernah menjadi pengendali BACA. Dengan demikian, aksi korporasi ini tidak menyebabkan perubahan pengendalian di perusahaan.
 
Kalau nanya siapa yang mau beli saham bank-bank besar Indonesia sih? Kaya Bank of Singapore aja yang paling suka beli dan menjual saham kita! Mereka beli 2,8 miliar saham BCA dalam waktu kurang dari satu bulan, lalu langsung melepasnya dengan harga Rp1 per saham! Wah itu gampang banget! Sementara Bursa Efek Indonesia aja yang harus memantau semua hal ini. Kalau tidak ada pengawasan, gak sabar siapa yang akan mengetahui? πŸ€‘πŸ“ˆ
 
Wahhhhhh! Akhirnya tahu kenapa harga saham BCA terlalu naik dan turun cepat sekali. Aku pikir Bank of Singapore memang jago banget dalam hal investasi, tapi aku juga penasaran bagaimana mereka bisa mendapatkan keuntungan sebanyak itu dari transaksi repo yang hanya Rp1 per saham! Aku juga sedikit khawatir bagaimana ini bisa terjadi, aku pikir ada apa-apa di baliknya. Aku akan ikut-ikuti kasus ini dengan sangat teliti, mau nggak nyesel kayak aku πŸ˜‚
 
Gue penasaran sih, apa kelebihan dari skema repo itu? Tapi kalau sebenarnya apa yang terjadi disini sih? Bank of Singapore masuk ke BACA dengan cara apa sih? Semua transaksi ini terjadi dalam waktu singkat dan tanpa ada penjelasan yang jelas... Gue hanya ingin tahu, apa yang terjadi di balik layar ini πŸ€”
 
aku rasa suka banget dgn hal ini πŸ€”. tapi mau ngomong soal repo agreement, itu gampang banget buat dicuri saham. seperti apa caranya sih kalau perusahaan mau nggak bawel-bawelin hasil transaksi? πŸ’Έ kalau di indonesia, kami selalu harus banyak memperhatikan hal ini πŸ™
 
Apa sih yang terjadi kan?? Baca yang jadi tuan rumahnya sendiri kaya gini... Masih banyak perusahaan asing yang membeli saham dan lalu jadikannya tuan rumahnya 🀯. Kalau seperti ini, tidak ada keamanan lagi untuk investor lokal ya? Mereka hanya mau ngasih uang Rp 1 untuk saham BCA yang seharusnya bernilai Rp 168. Waktu itu sih kalau BCA punya pengendali sendiri aja, tapi kini ini... Yang penting, investor lokal harus waspada dulu 🚨.
 
Lihat ya, aksi Bank of Singapore membeli saham PT Bank Capital Indonesia Tbk itu seperti mau lepasnya, kan? Masih banyak hal yang gak jelas tentang transaksi repo ini... Aku pikir ada sesuatu yang tidak beres di balik kejadian ini. Saya rasa perlu dilakukan analisis lebih lanjut tentang bagaimana skema repo ini bekerja dan bagaimana itu terkait dengan regulasi yang berlaku. Kita harus memastikan bahwa semua transaksi saham di BEI dilakukan secara jujur dan terbuka, biar tidak ada kesan-kesan curang atau penipuan. Karena kalau gak, maka aksi ini bisa jadi menyebabkan kerugian bagi para investor yang lain...
 
Gue pikir ini bule-bolean banget. Bank of Singapore bisa saja berbohong atau lupa bayar dulu kan? 2,8 miliar saham dalam waktu 30 hari? gue ragu-ragu banget. Mau tidak mau BEI harus ketat monitoring dan meminta klarifikasi dari Bank of Singapore. Ini bukan main-main lagi, ini tentang uang dan kepercayaan publik. Jangan biarkan bank-bank besar seperti ini berlomba-lomba mengelola uang negara dan investor dengan cara yang tidak jujur.
 
Wahhh, kayaknya Bank of Singapore begitu gampang banget lepas saham BCI dalam waktu singkat πŸ€‘. 2,8 miliar saham pun sangat besar! Bagaimana sih caranya mereka bisa lakukan seperti ini? πŸ€”

Aku pikir ada sesuatu yang tidak pas dengan transaksi repo ini, tapi aku nggak tahu apa yang benar-benar terjadi πŸ€·β€β™‚οΈ. Apakah mereka benar-benar tidak pernah menjadi pengendali BCI? πŸ€‘ Aku ingin tahu lebih lanjut tentang skema repo ini dan bagaimana caranya mereka bisa lakukan seperti ini 😳.

Tapi, sepertinya transaksi ini sudah dilaporkan kepada BEI dan OJK, jadi aku harap tidak ada yang tidak benar 🀞. Aku ingin melihat laporan pelaporan tersebut untuk memperluas pengetahuan aku tentang hal ini πŸ“Š.
 
Eh gitu juga kan? Bank of Singapore jadi 'pengumpul' saham BCA, tapi ternyata kembali jual semua sahamnya dalam waktu singkat! 🀯 Bahwa mereka menggunakan skema repo tanpa pengalihan kontrol, kayak nge-lease saham yang lebih mudah. Harga jualnya juga sangat murah, gak masuk akal, kan? πŸ€‘ Perusahaan ini benar-benar 'kumpul' saham BCA, tapi lalu kembali jual semua sahamnya. Siapa nanti yang siap jadi 'pengendal' BCA? πŸ€”
 
Hmmm, apa yang bikin bingung ni? Bank of Singapore masuk lepas saham PT BCA dengan cepat sekali, 1 bulan aja! 🀯 Bagaimana bisa demikian? Nah, mungkin karena mereka ingin menjauhkan diri dari risiko? Tapi, apa yang bikin mereka bisa melakukannya dengan begitu cepat? πŸ€”

Aku pikir ini gampang-gampung, tapi sebenarnya tidak. Mungkin perusahaan-perusahaan itu hanya ingin menghindari beban keuangan? Tapi, ini bukan hal yang sederhana, kamu tahu kan? πŸ€‘

Aku suka dengan skema repurchase agreement (repo), itu jadi satu jawaban. Tapi, apa yang bikin mereka bisa menggunakan skema ini tanpa ada pengalihan pengendalian? Hmm, mungkin karena mereka memiliki rencana yang keren? 😏

Tapi, aku pikir ini semua agak tidak adem, kamu tahu kan? πŸ€·β€β™‚οΈ Aku suka dengan kekacauan ini, tapi sebenarnya tidak. Mungkin aku hanya ingin membuat kontroversi, hehe! 😜
 
Aku pikir niapa yang bilang BOC (Bank of Singapore) masuk ke BCI (PT Bank Capital Indonesia Tbk) dengan cara ini? Aku rasa ini bukan isu tentang pemerintah, tapi lebih kepada soal transparansi dan integritas dalam bisnis. Apakah BOC benar-benar tidak pernah menjadi pengendali BCI? Aku penasaran apa yang sebenarnya terjadi di balik skema repurchase agreement ini... πŸ€”
 
Hahahaha, kan serasa seperti main game saham aja! Bank of Singapore ngeluarin uang sebesar 2,8 miliar dengan cara apa sih? πŸ€‘
Aku pikir ini kayak kisah legenda, 'bank' itu punya uang sendiri dan bisa keluarin kapan saja. Tapi, aku juga paham kalau di balik semuanya ada strategi yang serius banget. Skema repo itu, apa sih itu? πŸ€”
Aku rasa ini kayak proses bisnis, tapi dengan gampangnya. Mereka beli saham, lalu jual kembali dengan harga yang lebih rendah, dan ambil uang hasilnya. Tapi, siapa nanti yang mengatur semua ini? πŸ˜…
Aku juga penasaran tentang perjanjian tertulis itu. Apakah mereka benar-benar mau berjanji untuk apa sih? 🀝
Tapi, aku harus setuju bahwa ini adalah contoh bagus dari bisnis saham di Indonesia. Kita harus lebih serius dalam mengatur dan memantau proses ini agar tidak terjadi kesalahan. πŸ’Ό
Dan, aku rasa ini juga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih bijak dalam mengelola uang kita sendiri. Jangan sampai kita jadi seperti Bank of Singapore yang mudah-mudahan uang! πŸ˜‚
 
Aku pikir ini gampang banget sih. Kalau benar-benar Bank of Singapore membeli saham PT Bank Capital Indonesia Tbk dengan harga Rp168 dan lalu melepasnya dengan harga Rp1, itu artinya mereka bisa mendapatkan untung besar hanya dalam waktu satu bulan. Tapi, aku kurang percaya sih. Apa tidak ada regulasi yang lebih ketat di Indonesia? Kenapa BEI tidak melakukan lebih lanjut pengecekan sebelum membiarkan transaksi ini berlangsung? Dan apa itu GIA Ventures Pte Ltd? Tidak ada informasi tentang perusahaan tersebut, jadi aku penasaran. Kita butuh informasi yang lebih lengkap untuk bisa yakin tentang apa yang terjadi disini πŸ€”
 
aku pikir ini kalau memang benar transaksi repo itu udah sesuai dengan regulasi dan apa lagi yang dibutuhkan kecuali klarifikasi tambahan untuk memastikan semua benar. tapi waduh, perasaan aku saat ini adalah sedih dan penasaran karena bisa jadi ada sesuatu yang tidak jelas di balik transaksi ini... kira-kira apa yang sebenarnya terjadi di balik transaksi ini? πŸ€”πŸ’Έ
 
hehe kira-kira siapa yang tahu apa yang sebenarnya terjadi di balik transaksi repo itu? πŸ€”
bank of singapore membeli saham baca dengan harga Rp168, lalu 1 bulan kemudian menjualnya dengan harga Rp1! πŸ€‘ seperti apa keuntungan yang mereka dapatkan?
dan siapa yang bilang bahwa transaksinya tidak menimbulkan perubahan pengendalian di baca? πŸ€·β€β™‚οΈ
saya hanya penasaran, apa yang ada di balik kejadian ini? 😐
 
kembali
Top