Batik Air Tindak Tegas Penumpang yang 'Nyamar' Jadi Pramugari

Kronologi penindakan Batik Air setelah ada penumpang yang berduga memiliki identitas palsu sebagai pramugari. Penumpang tersebut bernama Khairun Nisa, dan ia terlihat mengenakan seragam pramugari yang menyerupai dengan seragam resmi Batik Air saat menjadi penumpang pesawat rute Palembang-Jakarta.

Pada hari itu, pihak Batik Air melaporkan kejadian tersebut kepada Avsec untuk menjaga keamanan penerbangan. Kru yang ditemui oleh wartawan menuturkan bahwa saat ini seragam, identitas dan atribut awak kabin Batik Air bersifat resmi dan terbatas. Atribut-attri tersebut hanya digunakan oleh personel yang telah melalui proses rekrutmen, pelatihan, dan penugasan sesuai standar perusahaan.

Khairun Nisa itu tidak memiliki identitas yang jelas saat ditemukan. Ia juga tidak terdaftar dalam sistem kepegawaian Batik Air. Pihak Batik Air menyatakan bahwa ia bukan merupakan awak kabin, karyawan atau perwakilan resmi Batik Air.
 
ini penumpang pesawat yang ngerasa udah lama aja tidak bisa masuk ke lapangan, kayaknya gue paham udh ada yang coba mainan seragam Batik Air, tapi siapa tahu bisa jadi si dia udh ada latar belakang yang gak cuma itu aja πŸ˜’. kalau udh buat ngerempot biar bisa masuk ke lapangan, tapi sih tidak ada kewajiban apa2 di perusahaan tuh, kalau ingin ganti jabatan, harus melalui proses rekrutmen yang rapi, jadi nggak butuh berasumsi aja siapa aja bisa masuk.
 
Gue penasaran sih apa yang happen di sini... orang itu nggak punya identitas dan terdaftar juga di Batik Air? kayaknya ada kesan bahwa ada kecurangan aja, tapi gue tahu gue tidak bisa membuktinya. seragam yang dia kenakan nggak mirip sama sekali dengan seragam asli Batik Air. mungkin orang itu mencuri atau sesuatu aja... tapi apa saja yang terjadi?
 
Maksudnya apa sih? Batik Air bilang dia bukan pramugari, tapi kenapa ada yang bilang dia nanti bisa banget? Kalau tidak punya identitas, bagaimana dia bisa masuk ke sana? Padahal seragamnya mirip banget dengan seragam resmi. Mungkin karena ingin mencuri foto atau apa? Tapi kalau benar-benar bukan pramugari, maka bagaimana caranya nanti dia bisa berkomunikasi dengan penumpang jika ada masalah? Sama-sama, toh salah satu ceritanya harus benar... atau salah satu harus dibantah...
 
Haha ga bisa percaya sih! Kenapa harus ada penumpang yang jadian-jadian gini? Sering ngerasa kayaknya sih kalau ada orang yang curang dan mencoba menipu. Tapi, aku rasa pihak Batik Air nggak perlu khawatir terlalu banyak. Mereka sudah bisa langsung mengidentifikasi siapa-siapa yang jadian-jadian ini! πŸ€¦β€β™‚οΈ
Aku rasa ini juga bisa menjadi pelajaran bagus untuk si Khairun Nisa, ya? Jangan pernah mencoba menipu orang lain, karena akhirnya kamu pasti akan ketangkap. πŸ™…β€β™‚οΈ
Tapi, aku masih percaya bahwa Batik Air nggak usah khawatir tentang hal ini. Mereka sudah memiliki proses rekrutmen yang bagus untuk memastikan semua awak kabin mereka benar-benar profesional dan bisa diandalkan. πŸ™Œ
Sekali lagi, aku rasa ini hanya adalah kesalahan kecil yang bisa dipelajari dan diperbaiki. Aku yakin Batik Air akan semakin baik dari kesalahannya ini! 😊
 
Gue pikir ini sengaja dilakukan oleh orang yang tidak ingin kehilangan tempat duduknya di pesawat nantinya πŸ€”. Kalau benar dia bukan awak kabin, tapi masih bisa mengenakan seragam dan masuk ke cockpit, itu cuma tidak adil ya? Gue rasa perusahaan pun harus lebih teliti dalam memeriksa identitas penumpangnya. Sementara itu, siapa nih yang memungkinkan dia bisa melakukannya seperti ini tanpa ada kontrol? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Gue pikir siapa tau si Khairun Nisa itu nanti gue jadi korban... 😱 Kena banget kalau seragamnya mirip banget dengan seragam resmi Batik Air. Gue rasa pihak Batik Air harus lebih teliti dalam verifikasi identitas penumpang, ya? Kalau begitu, siapa tahu si Khairun Nisa itu bukan dari luar... πŸ€” Kru Batik Air juga harus jujur kalau seragam dan atribut-attri yang mereka gunakan itu apa aja. Tapi, gue rasa kru Batik Air udah cerdas banget karena sudah melaporkan kejadian ini ke Avsec. πŸ™Œ Gue harap pihak Batik Air bisa lebih terbuka tentang hal ini dan memberikan klarifikasi kalau mereka ingin atau tidak... πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Gue pikir itu super susah banget kalau ada penumpang yang masuk pesawat sambil mengenakan seragam pramugari yang sama dengan yang benar! Gue rasa itu bisa bikin kesan salah, apa punya identitas palsu ya? Batik Air harus lebih hati-hati lagi, ya! Tapi gue jadi penasaran, siapa sih khairun nisa itu? Apa latar belakangnya? Mungkin ada cerita di balik itu yang gue ingin tahu! πŸ€”
 
Haha broooo! Aku pikir si Khairun Nisa itu seorang imitasi yang serius banget, nanti dia kayaknya masuk ke dalam sistem kepegawaian Batik Air aja 🀣. Tapi aku rasa pihak Batik Air harus lebih teliti saat ini, karena kalau identitas palsu siapa tahu bisa giliran orang lain yang juga punya identitas palsu πŸ™…β€β™‚οΈ. Aku suka kalau seragam pramugari Batik Air diubah agak sederhana, jadi siapa pun tahu identitasnya pasti benar πŸ›¬πŸ‘•
 
Gue pikir ini bisa jadi kesalahan dari pihaknya yang terlalu cepat melaporkan kejadian ini padahal mungkin hanya ada kesalahpahaman. Kalau benar-benar memiliki identitas palsu, gue rasa perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut untuk mengetahui latar belakangnya siapa aja πŸ€”. Jangan sampai kecelakaan seperti ini mempengaruhi keselamatan penerbangan ya? Dan mungkin juga perlu diadakan pelatihan yang lebih baik untuk mengenali identitas palsu sih, jadi kalau terjadi lagi gue rasa sudah bisa menangani dengan lebih baik πŸ€¦β€β™‚οΈ.
 
Kasus ini benar-benar ngiler! Kenapa seragamnya itu bisa dipake sembarangan? Apa keberadaan Khairun Nisa itu bukan cuma kesalahan kecil, tapi ada yang jadi target dari penindakan? Ngeluhin aja tentang kesalahan kecil, tapi apa lagi yang harus diharapkan kalau kita tidak menghormati standar-standar yang sudah ditentukan?

Saya rasa krus Batik Air terlalu memperhatikan segalanya, padahal ada yang lebih penting yaitu keselamatan penerbangan. Kita nggak perlu memakiin si Khairun Nisa, tapi harus fokus pada bagaimana kita bisa mencegah hal seperti ini terjadi lagi di masa depan. πŸ€”
 
Gue sengaja lihat news ini. Gue penasaran kenapa siapa aja yang bisa pakai seragam pramugari? Gue pikir kalau itu kan hanya untuk orang-orang yang benar-benar bekerja di sana, kayak awak kabin atau karyawan resmi. Tapi gue juga paham kalau seragam Batik Air harus dipertahankan dengan baik agar tidak ada kesalahpahaman. Gue rasa gede kalau si Khairun Nisa itu bisa pakai seragam itu tanpa harus jawabin tentang identitasnya dulu... πŸ˜’
 
Gue pikir cewek itu kayak gile, nggak punya identitas sama sekali! Padahal seragamnya mirip banget dengan seragam pramugari Batik Air. Gue rasa pihak Batik Air harus lebih teliti sih, kalau gue kayak aja bisa buat konflik tanpa nggak percaya diri!
 
Gue pikir ini bikin penumpang nggak sadar kan? Si Khairun Nisa itu ngerasa kayak awak kabin tuh, tapi ternyata dia nggak ada identitas yang jelas dan tidak terdaftar di Batik Air πŸ˜‚. Apalagi dia punya seragam yang mirip-mirip dengan yang sebenarnya. Ini bikin gue curious banget sih, apa dia cobaan atau apa? Tapi yang penting, pihak Batik Air sudah bisa mencegah hal ini terjadi lagi dan memastikan keamanan penerbangan. Selamat datang di era digital, seragam dan identitas harus lebih rapat kan? πŸ€”
 
Hmm, penampakan seragam pramugari Batik Air di pesawat itu memang mengejutkan, tapi saya pikir lebih pentingnya nih, siapa yang benar-benar punya identitas palsu dan apa yang dibicarakan oleh Batik Air itu. Jadi, pertanyaannya ada 2: apakah seragam itu jualan di pasar bebas? Atau kalau bukan, siapa aja nih yang benar-benar memiliki identitas palsu? Kita harus lebih careful lagi, nggak bisa diterima jika awak kabin memakai seragam yang mirip.
 
Gue pikir ini masuk akal banget ya... siapa pun yang mau berpura-pura menjadi pramugari pasti nanti akan terungkap, dan gue juga pikir ini bukan cerita komedi aja, tapi sebenarnya ada orang yang bisa berduga identitas palsu. Gue rasa Batik Air harus memperhatikan hal ini lebih serius, bukan cuma melaporkan ke Avsec saja, tapi juga harus membuat proses rekrutmen dan identifikasi yang lebih baik. Dan siapa tahu, mungkin ada lagi orang lain yang berduga identitas palsu di sini...
 
heya.. apa yang terjadi di Indonesia kalau orang bisa pakai seragam pramugari Batik Air? aku pikir ini bikin kesan bahwa banyak yang suka copy-kopy πŸ˜‚. tapi serious lah, pihak Batik Air harus banget berhati-hati kalau ada penumpang yang mau nggak asal-usulnya jelas. kayaknya perlu diatur agar seragam dan identitas tidak bisa dipalsukan siapa aja πŸ’Ό. aku juga curious, bagaimana caranya Batik Air bisa tahu siapa yang bukan awak kabin? sepertinya ini bikin pihak mereka harus berusaha lebih keras untuk memastikan keamanan di pesawat πŸ‘
 
Gue rasa ini kayak kisah film aja, siapa ngerasa punya identitas palsu dan lakuin seperti pramugari di pesawat 🀣. Gue penasaran siapa Khairun Nisa itu, gue ingin tahu cerita belakangnya. Mungkin dia butuh bantuan dari organisasi yang berdiri untuk membantu orang-orang yang memiliki identitas palsu. Saya rasa ini bukan masalah serius, tapi gue juga ingin tahu bagaimana caranya Batik Air bisa memastikan identitas para awak kabin mereka 😊.
 
Gue rasanya kayaknya seragam itu nanti jadi semacam mainan anak-anak, siapa tahu ada yang mau pakai dan mengenakan yang sama dengan pramugari. Kenapa harus nggak coba aja lho? dan apa salahnya jika ada yang mengira dirinya sebagai awak kabin? kayaknya gue pikir ini nanti akan bikin kesan buruk terhadap Batik Air, karena siapa tahu ada yang memaksa orang lain untuk pakai seragam itu.
 
kembali
Top