Kronologi penindakan Batik Air setelah ada penumpang yang berduga memiliki identitas palsu sebagai pramugari. Penumpang tersebut bernama Khairun Nisa, dan ia terlihat mengenakan seragam pramugari yang menyerupai dengan seragam resmi Batik Air saat menjadi penumpang pesawat rute Palembang-Jakarta.
Pada hari itu, pihak Batik Air melaporkan kejadian tersebut kepada Avsec untuk menjaga keamanan penerbangan. Kru yang ditemui oleh wartawan menuturkan bahwa saat ini seragam, identitas dan atribut awak kabin Batik Air bersifat resmi dan terbatas. Atribut-attri tersebut hanya digunakan oleh personel yang telah melalui proses rekrutmen, pelatihan, dan penugasan sesuai standar perusahaan.
Khairun Nisa itu tidak memiliki identitas yang jelas saat ditemukan. Ia juga tidak terdaftar dalam sistem kepegawaian Batik Air. Pihak Batik Air menyatakan bahwa ia bukan merupakan awak kabin, karyawan atau perwakilan resmi Batik Air.
Pada hari itu, pihak Batik Air melaporkan kejadian tersebut kepada Avsec untuk menjaga keamanan penerbangan. Kru yang ditemui oleh wartawan menuturkan bahwa saat ini seragam, identitas dan atribut awak kabin Batik Air bersifat resmi dan terbatas. Atribut-attri tersebut hanya digunakan oleh personel yang telah melalui proses rekrutmen, pelatihan, dan penugasan sesuai standar perusahaan.
Khairun Nisa itu tidak memiliki identitas yang jelas saat ditemukan. Ia juga tidak terdaftar dalam sistem kepegawaian Batik Air. Pihak Batik Air menyatakan bahwa ia bukan merupakan awak kabin, karyawan atau perwakilan resmi Batik Air.