Berikut parafrasin dari artikel tersebut, dengan gaya tulisan seperti seorang jurnalis Indonesia:
Pada hari yang ke-6 penemuan, tim SAR gabungan kembali menemukan 6 bagian tubuh korban pesawat ATR 42-500. Menurut Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, yang ditemukan adalah bagian dari pesawat serta bagian dari anggota tubuh korban.
"Jelaskan bahwa kita menemukan 9 bagian 'body part' hingga hari ini. Selain itu, terdapat 6 korban yang saat ini masih dalam proses evakuasi oleh tim SAR gabungan," kata Syafii.
Evakuasi dilakukan secara hati-hati dan terkendali dengan mempertimbangkan keselamatan personel. "Pihak kita melakukan evakuasi dengan sangat berhati-hati, karena medan pencarian yang terjal serta kondisi cuaca yang tidak pasti," kata Syafii.
Seluruh temuan korban akan diserahkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan proses identifikasi sesuai dengan prosedur yang berlaku. Basarnas juga menyatakan bahwa setiap perkembangan operasi SAR akan diinformasikan secara resmi dan terverifikasi kepada publik.
"Masyarakat diminta untuk tidak terpengaruh informasi yang belum terkonfirmasi dan mempercayakan sepenuhnya proses pencarian serta evakuasi terhadap tim SAR gabungan," kata Syafii.
Pada hari yang ke-6 penemuan, tim SAR gabungan kembali menemukan 6 bagian tubuh korban pesawat ATR 42-500. Menurut Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, yang ditemukan adalah bagian dari pesawat serta bagian dari anggota tubuh korban.
"Jelaskan bahwa kita menemukan 9 bagian 'body part' hingga hari ini. Selain itu, terdapat 6 korban yang saat ini masih dalam proses evakuasi oleh tim SAR gabungan," kata Syafii.
Evakuasi dilakukan secara hati-hati dan terkendali dengan mempertimbangkan keselamatan personel. "Pihak kita melakukan evakuasi dengan sangat berhati-hati, karena medan pencarian yang terjal serta kondisi cuaca yang tidak pasti," kata Syafii.
Seluruh temuan korban akan diserahkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan proses identifikasi sesuai dengan prosedur yang berlaku. Basarnas juga menyatakan bahwa setiap perkembangan operasi SAR akan diinformasikan secara resmi dan terverifikasi kepada publik.
"Masyarakat diminta untuk tidak terpengaruh informasi yang belum terkonfirmasi dan mempercayakan sepenuhnya proses pencarian serta evakuasi terhadap tim SAR gabungan," kata Syafii.