Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii, Kepala Basarnas RI, menyerahkan 7 kantong jenazah dari pesawat ATR 42-500 ke Polda Sulsel di Makassar. Penyelamatan itu sendiri sudah berhasil menemukan 11 paket body pack yang merupakan total dari semua korban yang masih tersisa dan berpotensi ditemukan.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani, mengatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan ini telah dilakukan selama tujuh hari. Penyebab kecelakaan pesawat masih belum diketahui, namun pihaknya sudah menerima 11 paket body pack dari Basarnas.
Sebanyak dua paket kantong jenazah yang diterima oleh Kapolda Sulsel adalah dari korban Deden Maulana dan satu bagian tubuh yang belum teridentifikasi. Tiga korban pesawat ATR 42-500 telah diidentifikasi, yaitu Esther Aprilita, pramugari maskapai Indonesia Air Transport.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani, mengatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan ini telah dilakukan selama tujuh hari. Penyebab kecelakaan pesawat masih belum diketahui, namun pihaknya sudah menerima 11 paket body pack dari Basarnas.
Sebanyak dua paket kantong jenazah yang diterima oleh Kapolda Sulsel adalah dari korban Deden Maulana dan satu bagian tubuh yang belum teridentifikasi. Tiga korban pesawat ATR 42-500 telah diidentifikasi, yaitu Esther Aprilita, pramugari maskapai Indonesia Air Transport.