Saat ini, keseluruhan 10 jenazah korban pesawat ATR 42-500 PK THT yang terdampar di Gunung Bulusaraung telah ditemukan, kata Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan. Semua paket jenazah tersebut masih dalam proses evakuasi dan penanganan oleh tim SAR gabungan.
Hingga hari ketujuh pencarian, posisi dua jasad korban masih berada di lereng gunung. Pukul 8.55 Wita, tim SAR berhasil menemukan korban ke-9, sementara pada pukul 9.16 Wita, mereka menemukan korban ke-10 penumpang ATR 42-500 tersebut.
Tiga paket jenazah yang ditemukan kemarin telah dijemput keluarganya dan terdidentifikasi sebagai Florencia (pramugari) dan Deden Maulana (pegawai Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan). Satu paket jasad dan satu paket kantong jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi tim forensik.
Sementara itu, dua paket jenazah lainnya berada di Posko Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin dan akan diantar ambulans menuju Posko DVI Polda Sulsel. Empat paket kantong jenazah masih dalam proses evakuasi dari lereng gunung.
Proses evakuasi menggunakan helikopter Dauphin dari Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin, yang semalam menambahkan personel dari Basarnas Mamuju, Basarnas Kendari, dan Basarnas Palu untuk membantu proses evakuasi.
Hingga hari ketujuh pencarian, posisi dua jasad korban masih berada di lereng gunung. Pukul 8.55 Wita, tim SAR berhasil menemukan korban ke-9, sementara pada pukul 9.16 Wita, mereka menemukan korban ke-10 penumpang ATR 42-500 tersebut.
Tiga paket jenazah yang ditemukan kemarin telah dijemput keluarganya dan terdidentifikasi sebagai Florencia (pramugari) dan Deden Maulana (pegawai Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan). Satu paket jasad dan satu paket kantong jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi tim forensik.
Sementara itu, dua paket jenazah lainnya berada di Posko Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin dan akan diantar ambulans menuju Posko DVI Polda Sulsel. Empat paket kantong jenazah masih dalam proses evakuasi dari lereng gunung.
Proses evakuasi menggunakan helikopter Dauphin dari Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin, yang semalam menambahkan personel dari Basarnas Mamuju, Basarnas Kendari, dan Basarnas Palu untuk membantu proses evakuasi.