Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan Seluruhnya, Belum 2 Jenazah Penuh
Pagi ini, tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh paket jenazah korban pesawat ATR 42-500 PK THT yang terdampar di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Proses evakuasi masih berlangsung, dan dua paket jenazah masih dalam proses identifikasi tim forensik.
Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan bahwa tim SAR berhasil menemukan korban ke-9 dan korban ke-10 pada pukul 8.55 Wita dan 9.16 Wita kemarin, yaitu dua paket jenazah yang masih dalam proses identifikasi. Dengan demikian, total paket jenazah yang ditemukan sudah mencapai 10.
Sultan juga mengatakan bahwa dua paket jenazah telah dijemput keluarganya dan terdidentifikasi sebagai Florencia (pramugari) dan Deden Maulana (pegawai Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan).
Selain itu, dua paket jenazah lainnya masih berada di Posko Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin dan akan diantar ambulans menuju Posko DVI Polda Sulsel. Proses evakuasi akan menggunakan helikopter Dauphin dari Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin.
"Update dari lapangan, dua paket hasil evakuasi telah tiba di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin, pagi tadi. Sementara itu, informasi terbaru menyebutkan total temuan di lokasi operasi saat ini berjumlah 10 paket yang masih dalam proses penanganan dan evakuasi oleh tim SAR gabungan," tambah Sultan.
Identitas seluruh korban yang ditemukan akan diumumkan oleh pihak Tim DVI Dokkes Polda Sulsel, setelah proses identifikasi tuntas.
Pagi ini, tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh paket jenazah korban pesawat ATR 42-500 PK THT yang terdampar di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Proses evakuasi masih berlangsung, dan dua paket jenazah masih dalam proses identifikasi tim forensik.
Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan bahwa tim SAR berhasil menemukan korban ke-9 dan korban ke-10 pada pukul 8.55 Wita dan 9.16 Wita kemarin, yaitu dua paket jenazah yang masih dalam proses identifikasi. Dengan demikian, total paket jenazah yang ditemukan sudah mencapai 10.
Sultan juga mengatakan bahwa dua paket jenazah telah dijemput keluarganya dan terdidentifikasi sebagai Florencia (pramugari) dan Deden Maulana (pegawai Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan).
Selain itu, dua paket jenazah lainnya masih berada di Posko Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin dan akan diantar ambulans menuju Posko DVI Polda Sulsel. Proses evakuasi akan menggunakan helikopter Dauphin dari Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin.
"Update dari lapangan, dua paket hasil evakuasi telah tiba di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin, pagi tadi. Sementara itu, informasi terbaru menyebutkan total temuan di lokasi operasi saat ini berjumlah 10 paket yang masih dalam proses penanganan dan evakuasi oleh tim SAR gabungan," tambah Sultan.
Identitas seluruh korban yang ditemukan akan diumumkan oleh pihak Tim DVI Dokkes Polda Sulsel, setelah proses identifikasi tuntas.