Penggeledahan di kantor DSI kayaknya benar-benar perlu dibutuhkan . Tapi, kalau punya modus proyek fiktif, itu memang sangat tidak baik . Mereka malah mencuri data borrower tanpa izin . Kalau DSI mau ke jalan yang benar, harus lebih transparan dan jujur dalam pengelolaan dana . Tapi, kalau punya kasus fraud, penyidik harus teliti dan tidak biarkan korupsi menyebar .
Gue kira kalau kasus ini jadi pelajaran bagi DSI dan Polri tentang pentingnya transparansi dan integritas dalam pengelolaan dana. Sementara itu, gue juga berharap agar penyidik bisa menemukan bukti yang pasti sehingga kasus ini bisa diresolusi dengan cepat dan baik...
Saya rasa upaya paksa penggeledahan seperti ini harusnya bisa dilakukan ngeri nggak, tapi gini punya jalan yang tepat yakin. Dua tahun kemarin kasus fraud PT Dana Syariah Indonesia masih belum terpecahkan nih . Saya tahu sih bahwa proyek fiktif itu bukan main-main, tapi apa yang bisa dilakukan adalah dengan menyita barang bukti dan menyelidiki 28 saksi yang telah disebut. Tapi, apa yang belum jelas yakin, kenapa kantor polri harus melakukan upaya paksa penggeledahan? Siapa tahu nanti ada hal lain yang tidak kita ketahui.
Akhirnya, polisi gak bisa nonton, tapi malah punya kasus yang serius lagi! Dari opini saya, ini bukan cerita tentang korupsi, tapi tentang PT DSI yang kayaknya jujur banget dalam kegiatan mereka. Modus proyek fiktif dan pencatatan laporan palsu? Tampaknya hanya sekedar kesalahan kecil, tapi bisa jadi polisi gak punya bukti yang cukup. Saya pikir ini kasus yang harus dibawa ke pengadilan, bukan lagi di tangan polisi. Sementara itu, penyidik malah fokus pada saksi dan barang bukti, tapi siapa tau ada yang tidak beres?
"Kemiskinan adalah keadaan dimana seseorang tidak memiliki uang untuk membeli apa pun." Saya pikir ini masalah yang terus menerus menyerang banyak orang Indonesia, bahkan yang berkuasa, karena mereka juga masih bisa jatuh dalam kemiskinan.