Korban Pesawat ATR 42-500 Terbang Kembali ke Makassar, Agam Rinjani Siap Menjadi Relawan.
Agam Rinjani, mantan relawan penyelamat yang dikenal viral usai mengevakuasi jenazah pendaki asal Brasil di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB), siap membantu proses pencarian korban pesawat ATR 42-500 yang terdampar di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.
Agam mengaku sudah mempersiapkan beberapa perlengkapan seperti tali karmantel sebelum berangkat dari Jakarta menuju Makassar bersama asistennya, Fadilla Kribo. Saat ini dia akan bergabung dengan Tim SAR dan melakukan pendekatan yang lebih spesifik terhadap korban penumpang pesawat tersebut.
Dia juga mengaku merasa terpanggil untuk membantu karena memiliki pengalaman dalam melakukan pendakian di gunung setinggi 1353 mdpl ini, yakni saat masih aktif di Korps Pecinta Alam (Korpala) Universitas Hasanuddin.
Kondisi medan di Gunung Bulusaraung terduga sangat berbahaya karena memiliki beberapa tebing curam sehingga dibutuhkan tim vertical rescue untuk mencari korban penumpang pesawat tersebut.
Tentu saja, Agam akan melakukan evaluasi yang lebih spesifik tentang situasi dan kondisi korban sebelum melanjutkan proses pencarian.
Agam Rinjani, mantan relawan penyelamat yang dikenal viral usai mengevakuasi jenazah pendaki asal Brasil di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB), siap membantu proses pencarian korban pesawat ATR 42-500 yang terdampar di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.
Agam mengaku sudah mempersiapkan beberapa perlengkapan seperti tali karmantel sebelum berangkat dari Jakarta menuju Makassar bersama asistennya, Fadilla Kribo. Saat ini dia akan bergabung dengan Tim SAR dan melakukan pendekatan yang lebih spesifik terhadap korban penumpang pesawat tersebut.
Dia juga mengaku merasa terpanggil untuk membantu karena memiliki pengalaman dalam melakukan pendakian di gunung setinggi 1353 mdpl ini, yakni saat masih aktif di Korps Pecinta Alam (Korpala) Universitas Hasanuddin.
Kondisi medan di Gunung Bulusaraung terduga sangat berbahaya karena memiliki beberapa tebing curam sehingga dibutuhkan tim vertical rescue untuk mencari korban penumpang pesawat tersebut.
Tentu saja, Agam akan melakukan evaluasi yang lebih spesifik tentang situasi dan kondisi korban sebelum melanjutkan proses pencarian.