Kabar baik dan kabar buruk menyapa penduduk Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU) Sumatera Selatan setelah terjadi banjir deras yang meluas ke empat kecamatan. Menurut Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, bencana alam ini menyebabkan 1.359 rumah warga OKU Timur terendam banjir.
Banyak sekali desa yang terkena dampaknya, yaitu Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III dan Belitang Mulya. Di Kecamatan Belitang II, sebanyak 871 rumah warga merendam di delapan desa sementara di Kecamatan Belitang III sebanyak 101 rumah di enam desa juga terdampak banjir.
Sedangkan di Kecamatan Semendawai Suku III, sebanyak 261 rumah warga di empat desa merendam, dan di Kecamatan Belitang Mulya sebanyak 126 rumah di lima desa juga terkena dampaknya. Menurut Sudirman, banjir ini disebabkan oleh hujan deras yang menimbulkan luapan air sungai di wilayah tersebut.
Bencana alam ini menyebabkan aktivitas masyarakat ganggu, karena rumah mereka terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 sentimeter hingga 1,5 meter. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun pihaknya masih melaksanakan langkah-langkah penyelamatan dan membantu warga yang terkena dampaknya.
Dalam proses kaji cepat lintas sektor, kondisi banjir berangsur surut, tetapi ada juga wilayah yang masih tergenang. Oleh sebab itu, pihak BPBD Sumsel dan BPBD OKU Timur siaga di lokasi banjir untuk mengantisipasi bencana susulan.
Banyak sekali desa yang terkena dampaknya, yaitu Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III dan Belitang Mulya. Di Kecamatan Belitang II, sebanyak 871 rumah warga merendam di delapan desa sementara di Kecamatan Belitang III sebanyak 101 rumah di enam desa juga terdampak banjir.
Sedangkan di Kecamatan Semendawai Suku III, sebanyak 261 rumah warga di empat desa merendam, dan di Kecamatan Belitang Mulya sebanyak 126 rumah di lima desa juga terkena dampaknya. Menurut Sudirman, banjir ini disebabkan oleh hujan deras yang menimbulkan luapan air sungai di wilayah tersebut.
Bencana alam ini menyebabkan aktivitas masyarakat ganggu, karena rumah mereka terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 sentimeter hingga 1,5 meter. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun pihaknya masih melaksanakan langkah-langkah penyelamatan dan membantu warga yang terkena dampaknya.
Dalam proses kaji cepat lintas sektor, kondisi banjir berangsur surut, tetapi ada juga wilayah yang masih tergenang. Oleh sebab itu, pihak BPBD Sumsel dan BPBD OKU Timur siaga di lokasi banjir untuk mengantisipasi bencana susulan.