Pemerintah Jepara berhasil membuka akses jalan menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling. Akses jalan ini masih terbatas untuk kendaraan roda dua dengan tingkat kehati-hatian tinggi, sedangkan penggunaan kendaraan roda empat memang terbatas karena kondisi jalanan yang belum sepenuhnya seimbang.
Kemudian pasokan listrik di Desa Tempur kembali menyala sejak Minggu (11/1) petang. Hal ini membantu mempercepat pemulihan aktivitas warga. Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto mengatakan bahwa akses jalan yang terbuka tersebut harus digunakan dengan berhati-hati, karena masih ada titik-titik longsor yang belum selesai dipembersihkan.
Selain itu, proses pembersihan material longsoran terus dilakukan dengan mengerahkan empat unit alat berat untuk memastikan jalur tersebut dapat segera dibuka secara penuh. BPBD Jepara juga memastikan kebutuhan dasar warga dalam kondisi aman, termasuk stok beras yang mencukupi dan tambahan bantuan sekitar lima ton dari Bupati Jepara.
Hal ini kemudian diperkuat oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo yang mengatakan bahwa pemerintah daerah terus mempercepat pemulihan pasca bencana dengan meninjau langsung lokasi terdampak, memprioritaskan pembukaan isolasi wilayah, pemulihan utilitas dasar, serta menyiapkan langkah lanjutan seperti penguatan tebing jalan menggunakan konstruksi bronjong dan pengalihan aliran air untuk mencegah kerusakan lanjutan.
Jawa Tengah masih berpotensi mengalami banjir dan tanah longsor hingga Februari 2026, terutama di daerah yang curah hujannya lebat.
Kemudian pasokan listrik di Desa Tempur kembali menyala sejak Minggu (11/1) petang. Hal ini membantu mempercepat pemulihan aktivitas warga. Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto mengatakan bahwa akses jalan yang terbuka tersebut harus digunakan dengan berhati-hati, karena masih ada titik-titik longsor yang belum selesai dipembersihkan.
Selain itu, proses pembersihan material longsoran terus dilakukan dengan mengerahkan empat unit alat berat untuk memastikan jalur tersebut dapat segera dibuka secara penuh. BPBD Jepara juga memastikan kebutuhan dasar warga dalam kondisi aman, termasuk stok beras yang mencukupi dan tambahan bantuan sekitar lima ton dari Bupati Jepara.
Hal ini kemudian diperkuat oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo yang mengatakan bahwa pemerintah daerah terus mempercepat pemulihan pasca bencana dengan meninjau langsung lokasi terdampak, memprioritaskan pembukaan isolasi wilayah, pemulihan utilitas dasar, serta menyiapkan langkah lanjutan seperti penguatan tebing jalan menggunakan konstruksi bronjong dan pengalihan aliran air untuk mencegah kerusakan lanjutan.
Jawa Tengah masih berpotensi mengalami banjir dan tanah longsor hingga Februari 2026, terutama di daerah yang curah hujannya lebat.