Banjir di Pulau Jemaja, Kepulauan Riau, Memaksa Evakuasi Hewan Ternak
Kondisi banjir yang meluap di Sungai Ulu Maras, Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepri, akhirnya membuat pihak BPBD memanggil pasukan polisi untuk membantu warga. Namun, yang paling menarik adalah saat ini, hewan ternak sapi yang dipelihara oleh peternak di Desa tersebut berhasil ditebus.
Menurut Rovaniyadi, Kepala Pelaksanaan BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, Belasan ekor hewan ternak sapi itu berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman karena terdampak dari banjir yang dipicu oleh hujan lebat yang terjadi sejak Rabu (7/1). Seluruh hewan ternak tersebut berhasil selamat dan aman dari ketinggian banjir yang merendam permukiman warga setempat.
Saat ini, kondisi air di Sungai Ulu Maras masih menggenangi pekarangan rumah warga serta merendam fasilitas umum berupa jalan utama di sekitar Desa Ulu Maras. Kondisinya sangat memprihatinkan, sehingga kegiatan masyarakat dan arus lalu lintas warga lokal maupun masyarakat dari luar wilayah yang bekerja di Kecamatan Jemaja Timur dinyatakan lumpuh.
Meski air sudah mulai surut, dia mengimbau warga selalu waspada akan terjadi banjir susulan apabila kondisi hujan lebat terjadi.
Kondisi banjir yang meluap di Sungai Ulu Maras, Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepri, akhirnya membuat pihak BPBD memanggil pasukan polisi untuk membantu warga. Namun, yang paling menarik adalah saat ini, hewan ternak sapi yang dipelihara oleh peternak di Desa tersebut berhasil ditebus.
Menurut Rovaniyadi, Kepala Pelaksanaan BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, Belasan ekor hewan ternak sapi itu berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman karena terdampak dari banjir yang dipicu oleh hujan lebat yang terjadi sejak Rabu (7/1). Seluruh hewan ternak tersebut berhasil selamat dan aman dari ketinggian banjir yang merendam permukiman warga setempat.
Saat ini, kondisi air di Sungai Ulu Maras masih menggenangi pekarangan rumah warga serta merendam fasilitas umum berupa jalan utama di sekitar Desa Ulu Maras. Kondisinya sangat memprihatinkan, sehingga kegiatan masyarakat dan arus lalu lintas warga lokal maupun masyarakat dari luar wilayah yang bekerja di Kecamatan Jemaja Timur dinyatakan lumpuh.
Meski air sudah mulai surut, dia mengimbau warga selalu waspada akan terjadi banjir susulan apabila kondisi hujan lebat terjadi.