Banjir kembali menghantam Kebon Pala, Jakarta Timur. Kamis pagi ini, air banjir mencapai 135 cm di permukiman warga Kampung Melayu. Banyak warga yang dipaksa memindahkan tempat tinggal mereka ke lantai dua. "Pagi ini sekitar pukul 08.30 WIB, ketinggian air sudah mencapai 135 sentimeter," kata Sanusi, Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu.
Banjir di Kebon Pala terjadi karena hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Rabu lalu. "Kalau hujan terus, ditambah waktu hujannya lama, terus udah siaga tiga penampungan air, bisa jadi mengalami peningkatan, terus tinggi banjirnya," ujar Sanusi.
Meski ketinggian air cukup signifikan, belum ada warga yang mengungsi hingga kini. Banyak warga yang memilih bertahan di rumah masing-masing dengan menempati lantai dua. "Belum ada yang mengungsi, warga masih bertahan di lantai dua," tegas Sanusi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan 17 RT di Jakarta Timur dan Jakarta Barat terendam banjir dengan ketinggian air mulai dari 30 cm hingga 1,5 meter. "Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD, Mohamad Yohan.
Terdapat beberapa penjelasan mengapa banjir di Kebon Pala terjadi, seperti luapan Sungai Ciliwung dan Kali Pesanggrahan.
Banjir di Kebon Pala terjadi karena hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Rabu lalu. "Kalau hujan terus, ditambah waktu hujannya lama, terus udah siaga tiga penampungan air, bisa jadi mengalami peningkatan, terus tinggi banjirnya," ujar Sanusi.
Meski ketinggian air cukup signifikan, belum ada warga yang mengungsi hingga kini. Banyak warga yang memilih bertahan di rumah masing-masing dengan menempati lantai dua. "Belum ada yang mengungsi, warga masih bertahan di lantai dua," tegas Sanusi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan 17 RT di Jakarta Timur dan Jakarta Barat terendam banjir dengan ketinggian air mulai dari 30 cm hingga 1,5 meter. "Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD, Mohamad Yohan.
Terdapat beberapa penjelasan mengapa banjir di Kebon Pala terjadi, seperti luapan Sungai Ciliwung dan Kali Pesanggrahan.