Kabupaten Jember, 2 Februari - Kekacamatan Panti dan Rambipuji dihantam banjir bandang, salah satu orang tewas. Banjir bandang ini terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat menggurut wilayah hulu Sungai Badean.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Edi Budi Susilo menyatakan, banjir bandang ini menerjang ke dua kecamatan. Puluhan rumah terdampak dan sebagian rusak. "Banjir bandang menerjang Kecamatan Panti dan Rambipuji dengan jumlah rumah yang terdampak sebanyak 38 unit dan empat rumah mengalami rusak ringan," kata Edi.
Tim gabungan mendapati satu korban meninggal dunia di aliran Sungai Bedadung, Desa Puger Wetan. Jenazah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Berdasarkan data BPBD Jember, 30 lebih rumah terdampak banjir bandang dengan ketinggian lumpur mencapai sekitar 20 sentimeter.
Tim Reaksi Cepat juga membantu pembersihan sisa material banjir bandang di puluhan rumah warga serta di jembatan yang tersumbat bambu hanyut. Selain itu, tim kesehatan dari Dinas Kesehatan melakukan pengecekan terhadap kesehatan dan pengobatan untuk warga terdampak banjir bandang.
Kepala BPBD Jember mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran Sungai Badean agar segera mengungsi jika hujan deras kembali terjadi, mengingat peringatan dini BMKG terkait potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Edi Budi Susilo menyatakan, banjir bandang ini menerjang ke dua kecamatan. Puluhan rumah terdampak dan sebagian rusak. "Banjir bandang menerjang Kecamatan Panti dan Rambipuji dengan jumlah rumah yang terdampak sebanyak 38 unit dan empat rumah mengalami rusak ringan," kata Edi.
Tim gabungan mendapati satu korban meninggal dunia di aliran Sungai Bedadung, Desa Puger Wetan. Jenazah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Berdasarkan data BPBD Jember, 30 lebih rumah terdampak banjir bandang dengan ketinggian lumpur mencapai sekitar 20 sentimeter.
Tim Reaksi Cepat juga membantu pembersihan sisa material banjir bandang di puluhan rumah warga serta di jembatan yang tersumbat bambu hanyut. Selain itu, tim kesehatan dari Dinas Kesehatan melakukan pengecekan terhadap kesehatan dan pengobatan untuk warga terdampak banjir bandang.
Kepala BPBD Jember mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran Sungai Badean agar segera mengungsi jika hujan deras kembali terjadi, mengingat peringatan dini BMKG terkait potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur.