Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) dengan tangan sendiri. Pelantikan ini menandai babak baru bagi institusi DEN yang sebelumnya dilantik oleh pejabat setingkat menteri di lingkup Kementerian ESDM.
Bahlil mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kepercayaan mereka. Menurut Bahlil, pelantikan DEN oleh Presiden menandai babak baru bagi institusi tersebut dan menunjukkan komitmen Presiden untuk mengantisipasi prioritas pembangunan yang ditetapkan dalam Asta Cita nomor dua.
Bahlil menjelaskan bahwa DEN memiliki peran penting dalam menyusun peta jalan (roadmap) untuk mencapai prioritas pembangunan, khususnya dalam hal kedaulatan, ketahanan dan swasembada energi. Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) diharapkan dapat mengurangi porsi impor BBM yang masih tinggi.
Bahlil juga menegaskan bahwa DEN akan bebas dari intervensi pihak mana pun dan berkomitmen untuk mencapai taraget ketahanan energi nasional dalam waktu 3 bulan, bukan hanya 21 hari seperti sebelumnya. Selain itu, pengembangan EBT diharapkan dapat mengurangi impor BBM.
Bahlil menutup dengan kata bahwa target swasembada energi akan dicapai secara bertahap dan akhirnya akan mencapai swasembada.
Bahlil mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kepercayaan mereka. Menurut Bahlil, pelantikan DEN oleh Presiden menandai babak baru bagi institusi tersebut dan menunjukkan komitmen Presiden untuk mengantisipasi prioritas pembangunan yang ditetapkan dalam Asta Cita nomor dua.
Bahlil menjelaskan bahwa DEN memiliki peran penting dalam menyusun peta jalan (roadmap) untuk mencapai prioritas pembangunan, khususnya dalam hal kedaulatan, ketahanan dan swasembada energi. Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) diharapkan dapat mengurangi porsi impor BBM yang masih tinggi.
Bahlil juga menegaskan bahwa DEN akan bebas dari intervensi pihak mana pun dan berkomitmen untuk mencapai taraget ketahanan energi nasional dalam waktu 3 bulan, bukan hanya 21 hari seperti sebelumnya. Selain itu, pengembangan EBT diharapkan dapat mengurangi impor BBM.
Bahlil menutup dengan kata bahwa target swasembada energi akan dicapai secara bertahap dan akhirnya akan mencapai swasembada.