Pulau Papua dan Pulau Jawa, dua wilayah terbesar di Indonesia, namun memiliki ketimpangan jumlah representasi Anggota DPR RI yang signifikan. Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Golkar, menyebutkan bahwa Pulau Papua hanya memiliki 18 orang Anggota DPR, sedangkan luas wilayahnya lebih dari tiga setengah lipat dari luas Pulau Jawa.
Bahlil mengatakan bahwa penghitungan jumlah representasi Anggota DPR RI berdasarkan banyaknya jumlah penduduk tidak adil. Ia menyebutkan bahwa jika memperhatikan jumlah penduduk, wilayah Papua memiliki hak yang lebih besar dalam meningkatkan jumlah representasinya di DPR. Namun, sebaliknya, Pulau Jawa yang memiliki luas wilayah lebih kecil memiliki banyak representasi Anggota DPR.
Bahlil juga menyebutkan bahwa keberlangsungan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) bergantung pada asas keadilan, termasuk di Papua. Ia mengatakan bahwa jika tidak memenuhi asas ini, maka kestabilan dan keberlangsungan negara akan terancam.
Selain itu, Bahlil juga mengungkapkan bahwa toleransi adalah hal yang sangat penting dalam masyarakat Indonesia. Ia menyebutkan bahwa di kampungnya, Fakfak, Papua, toleransi benar-benar dijaga, bahkan dalam satu keluarga. Ia berharap dapat membantu meningkatkan toleransi dan kebinekaan di Indonesia Timur.
Bahlil juga mengatakan bahwa Jawa Barat memiliki 90 orang Anggota DPR, sedangkan Jawa Tengah memiliki banyak representasi. Ia menyebutkan bahwa jika memperhatikan jumlah penduduk, maka wilayah-wilayah lain seperti Kalimantan dan Papua harus mendapatkan lebih banyak representasi di DPR.
Dalam keseluruhan, Bahlil mengatakan bahwa Indonesia akan hancur bila saat ini memperdebatkan keragamaan suku. Ia berharap dapat membantu meningkatkan toleransi dan kebinekaan di Indonesia untuk menjaga keberlangsungan NKRI.
Bahlil mengatakan bahwa penghitungan jumlah representasi Anggota DPR RI berdasarkan banyaknya jumlah penduduk tidak adil. Ia menyebutkan bahwa jika memperhatikan jumlah penduduk, wilayah Papua memiliki hak yang lebih besar dalam meningkatkan jumlah representasinya di DPR. Namun, sebaliknya, Pulau Jawa yang memiliki luas wilayah lebih kecil memiliki banyak representasi Anggota DPR.
Bahlil juga menyebutkan bahwa keberlangsungan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) bergantung pada asas keadilan, termasuk di Papua. Ia mengatakan bahwa jika tidak memenuhi asas ini, maka kestabilan dan keberlangsungan negara akan terancam.
Selain itu, Bahlil juga mengungkapkan bahwa toleransi adalah hal yang sangat penting dalam masyarakat Indonesia. Ia menyebutkan bahwa di kampungnya, Fakfak, Papua, toleransi benar-benar dijaga, bahkan dalam satu keluarga. Ia berharap dapat membantu meningkatkan toleransi dan kebinekaan di Indonesia Timur.
Bahlil juga mengatakan bahwa Jawa Barat memiliki 90 orang Anggota DPR, sedangkan Jawa Tengah memiliki banyak representasi. Ia menyebutkan bahwa jika memperhatikan jumlah penduduk, maka wilayah-wilayah lain seperti Kalimantan dan Papua harus mendapatkan lebih banyak representasi di DPR.
Dalam keseluruhan, Bahlil mengatakan bahwa Indonesia akan hancur bila saat ini memperdebatkan keragamaan suku. Ia berharap dapat membantu meningkatkan toleransi dan kebinekaan di Indonesia untuk menjaga keberlangsungan NKRI.