Bahlil Sebut Golkar Wakafkan Adies Kadir Jadi Hakim Konstitusi

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengumumkan bahwa Adies Kadir secara resmi telah meninggalkan partainya. Sebelum mendapat kepercayaan sebagai hakim Mahkamah Konstitusi, Adies adalah Wakil Ketua DPR Fraksi Golkar.

Menurut Bahlil, Adies adalah salah satu kader terbaik Partai Golkar yang dimiliki oleh pihaknya. Ia rela melepaskan dirinya agar bisa berbagi bakinya bagi negara sebagai hakim MK.

Bahlil mengatakan bahwa Partai Golkar memutuskan untuk mewakafkan Adies kepada negara dengan tujuan agar ia bisa menjadi hakim MK yang independen dan bebas dari intervensi. Dia memahami bahwa calon hakim MK harus memiliki sikap independen, jadi klaim Bahlil adalah Adies telah lebih dulu melepaskan dirinya sebelum diputuskan sebagai hakim MK.

Bahlil menyatakan bahwa pengunduran diri Adies Kadir telah terjadi beberapa hari yang lalu dan telah diakui oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Ia juga menyebutkan bahwa ketika beliau dipilih sebagai calon hakim konstitusi, posisinya tidak lagi menjadi kader partai atau pengurus partai.
 
Wah, Adies Kadir ini kayaknya mau jauhin dari politik kok? Mungkin karena dia ingin fokus lebih banyak pada pekerjaannya sebagai hakim MK. Saya pikir ini bagus banget, kalau dia sudah lama duduk di posisi yang seru tapi tidak bisa menyelesaikan masalah di pengadilan, tentu akan membuat korupsi dan kejutan di pengadilan semakin berat. Lain sekarang, dia bisa berbagi kemampuan dan pengalamannya secara lebih luas dan bebas dari tindakan politik yang mungkin merugikan partai atau dirinya sendiri.
 
Pagi kawan... Aku rasa kalau ini sedikit aneh banget. Adies Kadir yang sekarang jadi hakim MK, tapi dia udah meninggalkan Golkar beberapa hari yang lalu? Apakah ini benar? Aku tidak percaya... Kalau aku pikir benar-benar mau bebas dari partai, kenapa harus keluar terlebih dahulu? Mungkin ini semua jangan terlalu serius banget...
 
Golongan Adies ini makin makin ngomong kalau mau jadi hakim MK, tapi ari yang jelas kan kalau mau jadi apa harus jadi dulu! Ngeluarin diri sendiri sebelum dipilih itu kayak aja keadaan siapa aja bisa menjadi hakim. Nanti kalau di pilih itu aja kudu jaga kesetiaan.
 
Pikiran saya: si Adies Kadir gak kecil kan, ngerasa penting banget baginya untuk jadi hakim MK yang independen 🤔. Saya setuju dengan Bahlil, kalau dia rela melepaskan dirinya dari partai agar bisa jadi hakim MK yang bebas dari intervensi, itu bukannya kebaikan hati kan? 😊. Tapi, saya penasaran apa yang bikin Adies pilih tujuan seperti ini, sih... Mungkin karena dia ingin jadi bagian dari sesuatu yang lebih besar daripada partai yang sudah duduk lama di power 🤝. Aku harap dia bisa membuat Indonesia lebih baik dengan perannya sebagai hakim MK! 🇮🇩💪
 
Eh, Adies Kadir benarnya sudah meninggalkan Partai Golkar ya? Saya masih ingat saat dia masih Wakil Ketua DPR Fraksi Golkar, dia selalu ada di dalam acara-acara partai, seperti Konvensi Partai Golkar. Sekarang dia udah berpindah ke Mahkamah Konstitusi, kayaknya sudah lebih bebas dari intervensi partai. Saya penasaran apa yang akan jadinya nanti, apakah dia bisa menjadi hakim MK yang baik?
 
Adies kembali memanggil rasa jujur dari dirinya kan? Mengapa sibuk saja duduk di DPR tapi kabarnya udah ngejar impian jadi hakim MK? Rasanya partainya juga punya niat yang baik, mau melepaskan adiknya agar bisa jadi hakim yang bebas aja. Bahlil lah, dia yang paling mulus sih, punya taktik yang tepat. Saya senang banget dengar kabarnya, rasanya Adies udah bisa menemukan kembali dirinya.
 
Adies memang salah satu tokoh yang berasal dari Golkar, tapi kemudian pindah ke partai lain. Saya penasaran dengan alasan Adies ini meninggalkan Golkar, apakah dia benar-benar ingin menjadi hakim MK yang independen? Yang jelas adalah Bahlil yang memberi penjelasan tentang hal ini, tapi saya masih ragu apakah dia tidak sedang mencoba mempengaruhi pendapat orang banyak.
 
Gue pikir ini sangat lucu banget! Bahlil kayaknya mau 'membuang' Adies Kadir ke negara seperti buah yang sudah matang. Tapi nggak ada yang salah juga, karena Adies benar-benar independen dan jujur. Seperti dia di dalam film "The Social Network", kamu pasti ingin melepaskan diri dari semua konflik dan intervensi. Dan kalau aku sini, aku pikir ini langkah yang tepat untuk Adies, keren banget!
 
Aku pikir ini kayak gampang banget deh. Apalagi kalau Bahlil bilang sendiri kalau Adies udah melepaskan dirinya sebelum diputuskan menjadi hakim MK. Tapi aku tahu kalau di balik cerita ini mungkin ada strategi yang lebih kompleks dari Partai Golkar. Aku penasaran apa yang sebenarnya terjadi di balik layar ini... 😐
 
kembali
Top