Bahlil Lahadalia Respons Isu Reshuffle Kabinet

Gue rasanya Bapak Prabowo Subianto sih yang memilih orang terus-menerus, ini kalau nggak ada artinya bisa dipercaya lagi kan 🤔. Nah, mungkin ini dia cara bikin kabinetnya lebih stabil, tapi gue masih ragu, apalagi kalau Bahlil Lahadalia sendiri bilang tidak ada evaluasi kabinet dekat dia, jadi siapa yang benar? Gue rasa perlu diintegrasikan lebih baik lagi antara kekuasaan dan akuntabilitas ya, biar bisa dipercaya oleh rakyat 🙏.
 
Gue rasa Prabowo ini selalu bikin pilihan kata yang ambisius banget, tapi siapa tahu dia benar-benar punya rencana untuk jajarannya 🤔. Nah, Bahlil Lahadalia ini bilang tidak ada evaluasi kabinet, tapi gue rasa dia hanya nggak ingin dipaksa berbicara tentang perubahan-perubahan yang mungkin terjadi di kabinetnya 😐. Gue pikir Bahlil ini seperti orang yang panjang lebar untuk menghindari konflik, tapi siapa tahu dia benar-benar ingin jujur dengan rakyat 🙏.

Gue suka dengar opini dari Menteri-menteri yang mau berbicara tentang perombakan kabinet, tapi Bahlil ini seperti orang yang selalu ke tanah kering 😅. Gue rasa dia harus lebih terbuka dan jujur dengan masyarakat, karena kita semua tahu gue tidak bisa dipaksa nggak membicarakan sesuatu yang terjadi di dalam kabinetnya 🤷‍♂️.
 
Presiden Prabowo Subianto siapa-siapa pun yang mengangkat kata-katanya itu benar, dia kan presiden ya 🙌. Tapi kayak gini, kalau Bahlil Lahadalia ngeluh-ngeluh, mungkin dia gak nyaman dengar kata-katanya, tapi itu ganti jawaban, kan 😂. Reshuffle kabinet sih penting banget, karena ini kalau tidak diaturin, hasilnya bisa jadi semua arah jenuh aja 🔄. Saya rasa Bahlil Lahadalia harus lebih terbuka, jangan bikin spekulasi kayak gini, kan? 😊 Mungkin kalau dia ngakutui, presiden itu akan langsung mengambil keputusan yang tepat 🤔.
 
Saya rasa ini kayak cerita perjuangan Presiden untuk memimpin, kan? Dia ingin meraih visi dan impian yang sudah dia cintai sejak dulu, tapi biar bisa itu, beliau harus mengorbankan beberapa orang di pinggirannya. Saya tidak ngerti apa lagi, kalau ini bukan isu hak prerogatif kan? Beliau memiliki kekuasaan besar, tapi apa daya dia kalau korban sendiri juga punya prinsip?

Aku pikir Bahlil Lahadalia kayak orang yang mengambil jalan tengah, tapi siapa tahu sih, mungkin dia juga hanya ingin menjaga posisinya. Mereka keduanya sudah tahu apa yang mereka inginkan, tapi bagaimana caranya mencapainya itu yang paling sulit. Saya masih ragu apa benar atau salahnya semua ini...
 
kembali
Top