Aksi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang berujung pada serangkaian ancaman terhadap negara-negara Amerika Latin, termasuk Meksiko, Kuba, dan Kolombia, merupakan contoh peringatan keras AS kepada pemerintah di sektor regional. Sejarah politik luar negeri AS yang telah menjadi paradigma dalam strategi keamanan nasional mereka menunjukkan bahwa serangan sepihak selalu dimulai dengan ancaman dan kemungkinan disertai dengan tindakan militer yang berpotensi membawa dampak negatif bagi negara-negara di wilayah tersebut.
Sebagai contoh, dalam kasus Venezuela, aksi AS menunjukkan semangat untuk mengancam dan menghantam rezim Nicolas Maduro. Menurut Aska, yang merupakan peneliti dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Aksi serangan di Venezuela mempunyai dampak strategis terhadap keamanan Amerika Latin.
Dalam hal ini, Indonesia harus menyikapi peringatan keras tersebut dengan hati-hati dan berhati-hati. Oleh karena itu, Indonesia harus melaksanakan program yang bertujuan untuk mengatasi masalah perdagangan narkoba di Indonesia, termasuk penanggulangan akses anak-anak terhadap narkotika serta peringatan kepada negara-negara adidaya.
Sebagai contoh, dalam kasus Venezuela, aksi AS menunjukkan semangat untuk mengancam dan menghantam rezim Nicolas Maduro. Menurut Aska, yang merupakan peneliti dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Aksi serangan di Venezuela mempunyai dampak strategis terhadap keamanan Amerika Latin.
Dalam hal ini, Indonesia harus menyikapi peringatan keras tersebut dengan hati-hati dan berhati-hati. Oleh karena itu, Indonesia harus melaksanakan program yang bertujuan untuk mengatasi masalah perdagangan narkoba di Indonesia, termasuk penanggulangan akses anak-anak terhadap narkotika serta peringatan kepada negara-negara adidaya.