Saya pikir komika Pandji Pragiwaksono itu masih bisa berjalan dengan lancar kok
. Saya setuju bahwa hal yang dibahas tentang salat harus dengan hati-hati dan sopan, tapi saya tidak percaya kalau komedi itu benar-benar menista agama. Jangan lupa, komedian juga harus bisa menghibur, kan?
Dan apa salahnya kalau kita bisa berdiskusi tentang hal tersebut dengan bijak dan santai, bukan dengan mengacuni-cuni? Saya rasa kita harus fokus pada proses pembicaraan yang sehat dan konstruktif, jangan sampai terjadi kebencian atau perdebatan yang tidak bermaksud. 