Bumi Kena Hantam Badai Magnet, Muncul Aurora di Langit Malam
Badai magnet yang terjadi pada Selasa (20/1/2026) sangat mengguncang dunia. Energi besar dari matahari berupa solar flare kelas X memancarkan semburan massa korona yang menghantam bumi dengan kekuatan luar biasa. Hasilnya, medan magnet planet kita terganggu dan muncul badai geomagnetik.
Sempat Terpikir: Bagaimana Jika Badai Magnet Bisa Hancurkan Teknologi Kita?
Badai geomagnetik adalah gangguan besar pada medan magnet bumi yang disebabkan oleh CME (coronal mass ejection), yaitu lontaran partikel dan medan magnet matahari ke arah bumi. Umumnya, CME membutuhkan waktu beberapa hari untuk mencapai bumi, namun dalam kejadian yang sangat ekstrem, partikel ini bisa tiba hanya dalam waktu sekitar 18 jam.
Gangguan paling kuat dari badai geomagnetik itu adalah munculnya arus listrik sangat kuat di sekitar bumi. Arus ini mengalir di lingkungan ruang angkasa dan dapat menimbulkan perubahan pada sabuk radiasi serta gangguan di ionosfer dan termosfer.
Badai magnet yang terjadi pada Selasa (20/1/2026) sangat mengguncang dunia. Energi besar dari matahari berupa solar flare kelas X memancarkan semburan massa korona yang menghantam bumi dengan kekuatan luar biasa. Hasilnya, medan magnet planet kita terganggu dan muncul badai geomagnetik.
Sempat Terpikir: Bagaimana Jika Badai Magnet Bisa Hancurkan Teknologi Kita?
Badai geomagnetik adalah gangguan besar pada medan magnet bumi yang disebabkan oleh CME (coronal mass ejection), yaitu lontaran partikel dan medan magnet matahari ke arah bumi. Umumnya, CME membutuhkan waktu beberapa hari untuk mencapai bumi, namun dalam kejadian yang sangat ekstrem, partikel ini bisa tiba hanya dalam waktu sekitar 18 jam.
Gangguan paling kuat dari badai geomagnetik itu adalah munculnya arus listrik sangat kuat di sekitar bumi. Arus ini mengalir di lingkungan ruang angkasa dan dapat menimbulkan perubahan pada sabuk radiasi serta gangguan di ionosfer dan termosfer.