Pabrik PT Vopak Terminal Merak di Cilegon, Banten, akhirnya mengeluarkan kepulan asap tebal berwarna kuning kecokelatan yang diduga terjadi karena kebocoran gas. Penyebab asap tersebut tetap belum diketahui secara pasti.
Pada Sabtu (31/1/2026), warga Cikuasa, Kelurahan Gerem, Kota Cilegon, Banten, mengalami gejala pusing, mual, dan muntah akibat kepulan asap. Warga tersebut sangat panik karena tidak ada kejelasan tentang penyebab asap yang mengepul dari atas kawasan PT Vopak.
Kemudian, Walikota Cilegon Robinsar memastikan bahwa tidak terjadi kebocoran pipa maupun tangki di lingkungan pabrik. Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir.
Robinsar mengatakan bahwa asap yang mengepul tersebut adalah hasil dari uap kuning yang mengeluarkan warna oranye. Penyebab asap tersebut masih belum diketahui secara pasti, namun ia memastikan bahwa tidak terjadi kebocoran pipa maupun tangki.
"Walaupun ada kepulan asap, tetapi kami telah memastikan bahwa tidak ada ledakan apapun dan tidak ada kebocoran. Kami akan menangani masalah ini dengan benar dan pastikan masyarakat tidak terdampak secara berkelanjutan," tutur Robinsar.
Walikota Cilegon juga mengatakan bahwa telah melakukan pemeriksaan lokasi kejadian langsung bersama Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga dan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Cilegon.
Pada Sabtu (31/1/2026), warga Cikuasa, Kelurahan Gerem, Kota Cilegon, Banten, mengalami gejala pusing, mual, dan muntah akibat kepulan asap. Warga tersebut sangat panik karena tidak ada kejelasan tentang penyebab asap yang mengepul dari atas kawasan PT Vopak.
Kemudian, Walikota Cilegon Robinsar memastikan bahwa tidak terjadi kebocoran pipa maupun tangki di lingkungan pabrik. Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir.
Robinsar mengatakan bahwa asap yang mengepul tersebut adalah hasil dari uap kuning yang mengeluarkan warna oranye. Penyebab asap tersebut masih belum diketahui secara pasti, namun ia memastikan bahwa tidak terjadi kebocoran pipa maupun tangki.
"Walaupun ada kepulan asap, tetapi kami telah memastikan bahwa tidak ada ledakan apapun dan tidak ada kebocoran. Kami akan menangani masalah ini dengan benar dan pastikan masyarakat tidak terdampak secara berkelanjutan," tutur Robinsar.
Walikota Cilegon juga mengatakan bahwa telah melakukan pemeriksaan lokasi kejadian langsung bersama Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga dan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Cilegon.