Amerika Serikat (AS) siap menggelar latihan militer di kawasan Teluk, yang merupakan penerus dari peningkatan ketegangan antara AS dan Iran. Menurut Pusat Komando Militer AS (CENTCOM), latihan ini akan berlangsung "selama beberapa hari" dan melibatkan pesawat angkatan udara AS serta para personel taktisnya.
Jenderal Derek France, komandan komponen udara pasukan gabungan CENTCOM, mengatakan bahwa latihan ini bertujuan untuk menunjukkan kemampuan pasukan AS dalam melakukan operasi militer dengan aman dan tepat. Namun, lokasi dan durasi pasti latihan militer itu belum dikonfirmasi oleh pihak Trung Tua.
Ketegangan antara AS dan Iran terus meningkat karena protes massal di Iran yang telah mengakibatkan kematian ribuan orang. Amerika Serikat menawarkan bantuan humanitar kepada Iran, tetapi hal ini masih belum dilaksanakan.
AS siap mengintervensi secara militer jika Iran melanggar perjanjian diplomatik. Pihak Iran juga menyerang serangan AS dan memberontaknya. Kedatangan kapal-kapal perang AS di Teluk dianggap sebagai tanda-tandanya.
Jenderal Derek France, komandan komponen udara pasukan gabungan CENTCOM, mengatakan bahwa latihan ini bertujuan untuk menunjukkan kemampuan pasukan AS dalam melakukan operasi militer dengan aman dan tepat. Namun, lokasi dan durasi pasti latihan militer itu belum dikonfirmasi oleh pihak Trung Tua.
Ketegangan antara AS dan Iran terus meningkat karena protes massal di Iran yang telah mengakibatkan kematian ribuan orang. Amerika Serikat menawarkan bantuan humanitar kepada Iran, tetapi hal ini masih belum dilaksanakan.
AS siap mengintervensi secara militer jika Iran melanggar perjanjian diplomatik. Pihak Iran juga menyerang serangan AS dan memberontaknya. Kedatangan kapal-kapal perang AS di Teluk dianggap sebagai tanda-tandanya.